Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Pesona Air Terjun 5 Susun Kadadima di Sangihe, Cocok untuk Para Petualang

Tanya Rompas • Minggu, 12 Februari 2023 | 09:25 WIB
Air terjun Kadadima Tingkat Empat sangat mempesona. (Disparda Sangihe)
Air terjun Kadadima Tingkat Empat sangat mempesona. (Disparda Sangihe)
MANADOPOST.ID— Kabupaten Kepulauan Sangihe kaya akan keindahan alam, tak hanya pantai yang indah, gunung api bawah laut, tetapi juga air terjun yang indah. Seperti halnya air terjun unik lima susun di Desa Laine Kecamatan Manganitu Selatan. Berbeda dengan air terjun pada umumnya yang hanya berada di satu lokasi saja, namun air terjun lima susun yang diberi nama air terjun Kadadima ini, berada di lokasi yang berbeda dan masing-masing memiliki keunikan tersendiri. Jika ingin berkunjung ke Air Terjun Kadadima, pengunjung harus menempuh kira-kira 1,5 jam dari Tahuna Ibu Kota Kabupaten menggunakan kendaraan darat bermotor. Seperti pada umumnya lokasi air terjun berada di dataran yang lebih tinggi serta agak jauh dari wilayah perkotaan, demikian juga untuk lokasi Air terjun 5 susun Kadadima Desa Laine ini. Terdapat jalan masuk ke lokasi air terjun yang merupakan jalan desa dan dapat dilalui oleh kendaraan roda 4 maupun kendaraan roda 2 kira-kira sepanjang 1,25 kilometer. Ruas jalan masuk ini berakhir pada ujung jalan tempat parkir kendaraan terakhir untuk selanjutnya pengunjung harus berjalan kaki melalui jalan rintisan yang dibuat oleh masyarakat desa yang bermukim di sekitar lokasi air terjun. Selanjutnya, tracking menuju air terjun tingkat kedua sampai dengan air terjun tingkat kelima sangat cocok bagi mereka yang hobby bepertualang di tengah-tengah pepohonan di pedesaan. Air Terjun Tingkat Pertama Air terjun tingkat pertama dapat dijangkau dengan berjalan kaki hanya sekitar 50 meter dari jalan desa yang dilewati kendaraan roda 4 dan apabila menggunakan kendaraan roda 2 dapat diparkir disekitar lokasi air terjun. Pada air terjun tingkat pertama ini pengunjung biasanya melakukan aktifitas berenang dan berfoto karena karakteristik air terjun-nya yang tidak terlalu tinggi dan dangkal dengan aliran air yang tidak terlalu deras.
Photo
Photo
Air terjun pertama dengan karakteristik air terjun yang tidak terlalu tinggi dan dangkal dengan aliran air yang tidak terlalu deras. (Disparda Sangihe) Air Terjun Tingkat Dua Air terjun tingkat dua dapat ditempuh dengan berjalan kaki sejauh kira-kira 500 meter dari ujung jalan tempat parkir kendaraan terakhir. Air terjun tingkat kedua ini biasanya menjadi tempat beristirahat sejenak sambil menikmati percikan dan aliran air di bebatuan nan indah. Berada di tengah-tengah susunan batu yang seakan dengan sengaja di tata apik, dengan suara kicauan burung dan desiran air mengalir mengingatkan betapa besar Kuasa Sang Maha Pencipta.
Photo
Photo
Air terjun tingkat dua, paling cocok menjadi tempat beristirahat sejenak sambil menikmati percikan dan aliran air di bebatuan nan indah. (Disparda Sangihe) Air Terjun Tingkat Tiga Air terjun tingkat tiga dapat dijangkau dengan menaiki anak tangga dari lokasi air terjun tingkat kedua karena air terjun tingkat kedua dan tingkat ketiga terletak saling berdekatan. Pada air terjun tingkat ketiga terdapat genangan kolam yang sangat dalam dan diminati pengunjung untuk berenang dan meloncat indah dari ketinggian. Kesejukan air yang berwarna kehijauan dari pantulan pepohonan di sekitarnya seakan menghentikan sang waktu untuk larut bersama pesona keindahan alam.
Photo
Photo
Terdapat genangan kolam yang sangat dalam, paling cocok untuk pengunjung berenang dan meloncat dari ketinggian. (Disparda Sangihe) Air Terjun Tingkat Empat Air terjun tingkat empat dapat dijangkau dengan melanjutkan perjalanan dari air terjun tingkat tiga sejauh 300 meter. Ada juga alternatif jalan desa yang lain tanpa harus melewati air terjun tingkat kedua dan tingkat ketiga, namun langsung dari ujung jalan tempat parkir kendaraan terakhir dengan berjalan kaki menyusuri jalan desa rintisan sejauh kurang lebih 600 meter. Air terjun keempat sangat indah dan merupakan tempat berhenti yang sangat nyaman sambil menikmati ketenangan suasana alam. Pada saat tiba di air terjun tingkat keempat, rasa lelah setelah perjalanan terasa hilang digantikan rasa sejuk dan takjub akan keindahan yang mempesona.
Photo
Photo
Air terjun tingkat empat sangat mempesona, yang paling tinggi dari tingkat yang lain. (Disparda Sangihe) Air Terjun Tingkat Lima Air terjun tingkat lima terletak pada lokasi yang paling tinggi diantara kelima air terjun di Desa Laine, yang ditempuh dengan berjalan kaki sejauh kira-kira 1 kilometer dari air terjun tingkat keempat atau sekitar 1,3 kilometer langsung dari air terjun tingkat kedua. Lokasi air terjun tingkat kelima ini sangat eksotis sebagai lokasi foto dengan berlatarkan percikan dan aliran air yang sangat indah yang jatuh melewati bukit batu. Biasanya pengunjung menaiki bukit batu tersebut untuk berfoto di tengah-tengah jatuhnya air.
Photo
Photo
Air terjun tingkat lima yang sangat eksotis. Pengunjung harus menaiki bukit batu untuk bisa berfoto di tengah-tengah jatuhnya air. (Disparda Sangihe) Kepala Dinas Pariwisata Daerah (Disparda) Sangihe Femmy Montang menjelaskan, saat ini masyarakat, perangkat desa dan kelompok sadar wisata desa wisata Laine sedang melakukan berbagai pembenahan baik fisik maupun non fisik termasuk penetapan tarif dan pembentukan lembagaan desa wisata. “Sambil berbenah, objek wisata tetap terbuka untuk umum. Masyarakat, perangkat desa serta kelompok sadar wisata siap membantu pengunjung yang ingin menikmati keindahan air terjun 5 susun Kadadima Desa Laine,” ujarnya. Dalam harapan dan mimpi bersama untuk kemajuan desa dan peningkatan perekonomian masyarakat tambah Kadis, perencanaan pembangunan jalan di lokasi air terjun serta penataan lokasi objek wisata dengan tetap mempertahankan kearifan lokal menjadi fokus masyarakat Desa Laine saat ini. “Perlahan namun pasti, terus bergerak, tidak pernah berhenti dan tidak akan menyerah merupakan komitmen kebersamaan menuju kesejahteraan,” kunci Montang. (sriwani) Editor : Tanya Rompas
#Sangihe #Air Terjun Kadadima