Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Bulog Tahuna Awasi Distribusi Beras SPHP, 230 Pengecer Jadi Mitra

Sriwani Adolong • Senin, 24 Maret 2025 | 20:52 WIB

 

Photo
Photo

MANADOPOST.ID—Sebanyak 230 mitra kerja telah terdaftar sebagai pengecer beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Hal ini diungkapkan Pimpinan Perum Bulog Cabang Tahuna Kristian Prasetya.

 

Prasetya menjelaskan, program beras SPHP merupakan inisiatif pemerintah melalui Badan Pangan Nasional dengan tujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di pasaran.

 

“Sebenarnya ada berbagai komoditas dalam program ini, namun Bulog ditugaskan untuk menyalurkan beras SPHP, khususnya jenis beras medium,” ujarnya.

 

Dalam proses penyalurannya, beras SPHP didistribusikan melalui beberapa jalur, termasuk Gerakan Pangan Murah yang digelar oleh Dinas Pangan serta kerja sama dengan mitra-mitra dagang, khususnya di pasar tradisional.

 

Namun, Bulog menegaskan bahwa pengecer yang menjual beras SPHP di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) akan dikenakan sanksi tegas.

 

“Jika ada pedagang yang menjual di atas HET, Dinas Pangan akan mencabut rekomendasinya, dan mereka tidak bisa bertransaksi lagi dengan Bulog. Kami akan memasukkan pengecer yang melanggar ke dalam daftar hitam (blacklist),” tegas Prasetya.

 

Sebagai program nasional, berbagai pihak terlibat dalam pengawasan distribusi beras SPHP, mulai dari Badan Pangan Nasional, Dinas Pangan daerah, Perum Bulog sebagai pemasok, hingga Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Satgas Pangan Polri yang turut mengawasi pelaksanaannya.

 

Bulog Tahuna berkomitmen untuk memastikan program ini berjalan sesuai aturan guna menjaga kestabilan harga dan ketersediaan beras bagi masyarakat. (wan)

Editor : Kenjiro Tanos
#Berita Sangihe #perum bulog