MANADOPOST.ID– Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, menerima penghargaan Level Pro Aktif dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dalam Rapat Koordinasi Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Triwulan I yang digelar pada 24–26 Februari 2026 di Kantor Pusat LKPP, Jakarta.
Rapat koordinasi tersebut dibuka secara resmi oleh Deputi Bidang Pengembangan dan Pembinaan Sumber Daya Manusia (PPSDM) LKPP, Suharti.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah dari seluruh Indonesia.
Dalam forum tersebut, LKPP memberikan penghargaan kepada kementerian/lembaga dan pemerintah daerah yang dinilai telah mencapai Level Pro Aktif dalam pengelolaan proses pengadaan barang dan jasa.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menjadi salah satu dari 51 kementerian/lembaga dan pemerintah daerah yang dinilai berhasil menunjukkan kinerja pengadaan yang baik dan sesuai regulasi.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Michael Thungari.
Capaian ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam meningkatkan tata kelola pengadaan barang dan jasa yang transparan, akuntabel, dan profesional.
Dalam arahannya, LKPP menyampaikan harapan agar ke depan Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) atau bagian yang menangani pengadaan di setiap instansi dapat dilibatkan sejak tahap perencanaan.
Selama ini, dalam praktiknya, UKPBJ sering kali baru dilibatkan pada tahap pelaksanaan penyediaan barang dan jasa.
Pelibatan sejak tahap perencanaan dinilai penting guna memastikan proses pengadaan berjalan lebih efektif, tepat sasaran, serta meminimalkan potensi kendala administrasi maupun teknis di kemudian hari.
Dengan perencanaan yang matang dan terintegrasi, diharapkan kualitas belanja pemerintah semakin meningkat dan berdampak langsung pada pelayanan publik.
Selain itu, LKPP juga mendorong peningkatan level kematangan UKPBJ dari Level Pro Aktif menuju Level Strategis hingga Level Unggul.
Peningkatan level tersebut mensyaratkan pemenuhan indikator kinerja yang lebih komprehensif, termasuk aspek manajemen risiko, inovasi pengadaan, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia.
Bagi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus memperbaiki sistem dan tata kelola pengadaan barang dan jasa.
Dengan komitmen yang kuat dari pimpinan daerah serta dukungan seluruh perangkat daerah, diharapkan Sangihe mampu naik ke level yang lebih tinggi dan menjadi salah satu daerah percontohan dalam pengelolaan pengadaan yang profesional dan berintegritas. (*)
Editor : Gregorius Mokalu