Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Bupati Michael Thungari Ikut Pawai Takbiran Sangihe, Jadi Simbol Toleransi dan Kebersamaan Lintas Elemen

Gregorius Mokalu • Sabtu, 21 Maret 2026 | 10:18 WIB

Pawai Takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Pawai Takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

MANADOPOST.ID— Pawai Takbiran dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Kabupaten Kepulauan Sangihe tidak hanya menghadirkan nuansa religius, tetapi juga semakin menegaskan nilai toleransi dan kebersamaan antarumat beragama.

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (20/03/26) tersebut diikuti ratusan warga Muslim dari empat kecamatan, dengan titik start di halaman Rumah Jabatan Bupati Kepulauan Sangihe.

Menariknya, pawai ini turut dihadiri berbagai unsur pimpinan daerah lintas institusi dan latar belakang, termasuk tokoh agama non-Muslim. Kehadiran Ketua Umum Sinode GMIST Pdt Welman Boba menjadi gambaran nyata harmonisasi kehidupan beragama di wilayah kepulauan perbatasan tersebut.

Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, bersama Ketua Tim Penggerak PKK Cherry Thungari Soeyoenus, juga terlihat aktif berbaur dengan masyarakat.

Keduanya bahkan ikut serta dalam pawai menggunakan kendaraan roda dua, mencerminkan kedekatan pemimpin dengan warganya.

Selain itu, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut ambil bagian, di antaranya Kapolres Sangihe AKBP Abdul Kholik, Komandan Lanal Tahuna Kolonel Laut (P) Hadi Subandi, Letkol Laut (P) Yan Sembiring, Dandim 1301/Sangihe, serta perwakilan Kejaksaan dan Pengadilan Tahuna. Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari menegaskan bahwa momentum takbiran harus dimaknai lebih dari sekadar tradisi keagamaan.

“Pawai takbiran ini merupakan simbol perjalanan spiritual menuju kemenangan sejati setelah sebulan penuh berproses di bulan Ramadan,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga nilai kebersamaan, gotong royong, serta memperkuat persaudaraan di tengah keberagaman. Menurutnya, sebagai daerah kepulauan yang berada di kawasan perbatasan dan berbatasan langsung dengan Samudra Pasifik, Sangihe memiliki tanggung jawab besar dalam merawat keharmonisan sosial.

“Kita harus mampu menjadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk mempererat persaudaraan dalam membangun Kabupaten Kepulauan Sangihe yang kita cintai bersama,” pungkasnya. (*)

Editor : Gregorius Mokalu
#Sangihe #pawai #Michael Thungari #Takbiran