MANADOPOST.ID – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menerbitkan Surat Edaran Nomor 1760 Tahun 2025 tentang himbauan preventif terkait keamanan masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe di Papua.
Himbauan tersebut dikeluarkan menyusul peristiwa yang terjadi di Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan pada 5–8 April 2025 yang mengakibatkan 11 pekerja tambang meninggal dunia. Salah satu korban diketahui merupakan warga Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Dalam surat edaran itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe mengimbau masyarakat untuk lebih waspada serta mengutamakan keselamatan saat berada di wilayah Papua, khususnya di area pertambangan tradisional maupun ilegal.
Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, mengatakan keselamatan warga menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Ia meminta masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas pertambangan ilegal yang berisiko tinggi terhadap keselamatan dan keamanan.
“Kepada masyarakat kabupaten Kepulauan Sangihe yang berada di Pulau Papua agar tidak terlibat aktivitas pertambangan ilegal di wilayah provinsi Papua pegunungan dan sekitarnya yang merupakan wilayah operasi kelompok kriminal bersenjata (KKB)," kata Bupati Michael Thungari.
Bupati menyampaikan sangat prihatin atas kejadian tragis yang terjadi di Papua. Keselamatan masyarakat Sangihe adalah tanggung jawab bersama.
"Saya mengimbau seluruh warga agar lebih berhati-hati, tidak mudah tergiur pekerjaan di area pertambangan ilegal, dan selalu mengutamakan keselamatan,” ujar Thungari.
Dalam poin himbauan tersebut, pemerintah meminta masyarakat Sangihe yang berada di luar Pulau Papua agar mempertimbangkan kembali perjalanan ke Papua untuk bekerja di area pertambangan tradisional maupun ilegal.
Selain itu, masyarakat Sangihe yang berada di Papua juga diminta untuk tidak terlibat dalam aktivitas pertambangan ilegal di wilayah Provinsi Papua Pegunungan dan sekitarnya yang diketahui merupakan wilayah operasi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Pemerintah daerah juga meminta organisasi rukun persatuan masyarakat Kepulauan Sangihe di Papua untuk membantu menyebarluaskan informasi tersebut kepada warga.
Tak hanya itu, seluruh camat, lurah dan kapitalaung di Kabupaten Kepulauan Sangihe diminta untuk meneruskan himbauan tersebut kepada masyarakat di wilayah masing-masing.
Michael Thungari menegaskan pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan situasi keamanan dan berharap seluruh masyarakat dapat menjaga diri serta keluarga.
“Keamanan kita adalah tanggung jawab bersama. Waspada, hati-hati dan utamakan keselamatan,” pungkasnya.