Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Sangihe, Warga Pesisir Tahuna Mengungsi ke Dataran Tinggi

Alfian Tumuahi • Senin, 8 Juni 2026 | 07:57 WIB
Nampak warga Tidore berada di daerah Mangki Kelurahan Damuhung Tahuna.
Nampak warga Tidore berada di daerah Mangki Kelurahan Damuhung Tahuna.

MANADOPOST.ID – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara, termasuk Kabupaten Kepulauan Sangihe, Senin (8/6/2026) sekitar pukul 07.37 WITA, memicu kepanikan warga di kawasan pesisir Teluk Tahuna.
Pantauan di lapangan menunjukkan warga Kelurahan Tidore, Kecamatan Tahuna Timur, berbondong-bondong meninggalkan rumah mereka untuk mengungsi ke daerah yang lebih tinggi di kawasan Mangki, Kelurahan Damuhung.
Langkah evakuasi mandiri tersebut dilakukan setelah gempa kuat dirasakan warga dan menyusul keluarnya peringatan dini tsunami dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Salah seorang warga Kelurahan Tidore, Sri Mustri, mengatakan bahwa merasa lebih aman lari ke buas mangki Kelurahan Damuhung karena merupakan daerah dataran tinggi.

"Di tidore sangat terasa getaran dari gempa dan suami saya ketika ke laut melihat air laut sudah sempat surut sedikit, karena semua sudah panik akhirnya kami memutuskan membereskan semua barang berharga dan lari mengungsi," tutur Sri Mustri, saat diwawancarai, Senin (8/6/26).


Hal senada disampaikan warga lainnya, Fitri Lumiu, yang mengatakan guncangan gempa terasa sangat kuat di wilayah pesisir Teluk Tahuna sehingga membuat warga khawatir akan potensi tsunami.
"Makanya kami memutuskan untuk mengungsi ke Kelurahan Damuhung, mengevakuasi istri dan anak-anak," ujar Fitri Lumiu.

Sebelumnya, BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami setelah terjadi gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang berlokasi pada koordinat 5,69 Lintang Utara dan 125,05 Bujur Timur dengan kedalaman 105 kilometer.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih berada di lokasi pengungsian sambil menunggu informasi resmi lebih lanjut dari pihak berwenang terkait perkembangan situasi pascagempa.

Editor : Alfian Tumuahi
#Sangihe #BMKG #Gempa bumi #tidore