MANADOPOST.ID – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe terus mempercepat upaya penanganan pascagempa yang melanda wilayah Kepulauan Marore. Selain menyalurkan bantuan kemanusiaan, pemerintah juga akan melakukan verifikasi ulang terhadap kerusakan rumah warga guna memastikan proses pemulihan berjalan tepat sasaran.
Komitmen tersebut ditunjukkan dengan keberangkatan Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari bersama Wakil Bupati dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menuju wilayah terdampak, Kamis (11/6/2026). Rombongan bertolak menggunakan Kapal Motor (KM) Sabuk Nusantara 95 menuju Kampung Kawio, Marore, dan Matutuang.
"Iya ini kami membawa bantuan dari Pemprov, Pemkab dan dari instansi vertikal yang terkumpul," ujar Bupati Michael Thungari, saat diwawancarai sesaat setelah lepas tambat dari Pelabuhan Laut Tahuna, Rabu (10/6/26).
Dalam kunjungan tersebut, pemerintah tidak hanya menyalurkan bantuan darurat, tetapi juga ingin memastikan secara langsung kondisi masyarakat yang terdampak gempa bumi.
"Kami bersama Forkopimda menuju Kepulauan Marore untuk melihat langsung kondisi masyarakat yang terdampak gempa. Bantuan yang kami bawa meliputi sembako, material bangunan, tenda, serta obat-obatan," ujar Thungari.
Salah satu agenda utama dalam kunjungan tersebut adalah melakukan pendataan ulang terhadap rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan. Langkah ini dinilai penting untuk memperoleh data yang lebih akurat terkait tingkat kerusakan maupun kebutuhan masyarakat di lapangan.
Menurut Thungari, hasil pendataan akan menjadi dasar pemerintah dalam menentukan bentuk bantuan lanjutan dan langkah rehabilitasi yang diperlukan.
"Di lokasi nanti juga akan dilakukan pendataan kembali terhadap rumah-rumah yang terdampak bencana. Kami ingin memastikan seluruh kebutuhan masyarakat dapat terakomodasi dengan baik," katanya.
Selain melakukan verifikasi kerusakan, jajaran pemerintah daerah dan Forkopimda juga dijadwalkan melaksanakan kerja bakti membersihkan rumah-rumah warga yang terdampak gempa. Kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mempercepat proses pemulihan pascabencana.
Editor : Alfian Tumuahi