MANADOPOST.ID – Setelah mengunjungi Pulau Kawio dan Pulau Marore dalam rangka penanganan dampak bencana gempa bumi, Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari bersama Wakil Bupati Tendris Bulahari kembali melanjutkan kunjungan kerja ke Kampung Matutuang, Jumat (12/6/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk menemui secara langsung warga yang terdampak gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Kecamatan Marore beberapa hari lalu. Selain memastikan kondisi masyarakat, pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan sosial dan berbagai kebutuhan mendesak bagi warga.
Kehadiran Bupati dan Wakil Bupati di salah satu pulau terluar Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara tetangga itu menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perhatian dan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak bencana.
Setibanya di Kampung Matutuang, rombongan pemerintah daerah langsung melihat satu persatu rumah warga yang rusak termasuk fasilitas sekolah dan fasilitas Umum lainnya, sebelum bertemu dengan warga di Lapangan GMIST Jemaat Nazareth Matutuang.
Dalam kesempatan tersebut, Michael Thungari menyampaikan pesan dukungan sekaligus memastikan pemerintah hadir untuk membantu masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit akibat bencana.
"Sebagai wujud kepedulian dan rasa kemanusiaan sekaligus perintah pak gubernur, untuk membantu warga masyarakat kampung Matutuang," ujar Michael Thungari saat menemui warga korban bencana di Lapangan GMIST Jemaat Nazareth Matutuang, Jumat (12/6/26).
Meski bencana menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan, Thungari mengaku bersyukur karena tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
"Rumah boleh bangun kembali tetapi kalau ada korban jiwa tidak bisa kembali lagi," ucap Thungari.
Pada kesempatan itu, Bupati juga menegaskan bahwa kunjungannya ke Kampung Matutuang bertujuan memastikan bantuan awal dari pemerintah dapat tersalurkan dengan baik kepada masyarakat. Bantuan tersebut meliputi pelayanan kesehatan gratis, bahan kebutuhan pokok serta berbagai kebutuhan logistik lainnya.
Selain itu, ia mengajak seluruh warga untuk tetap menjaga semangat kebersamaan dan saling membantu, terutama dalam menghadapi masa pemulihan pascabencana.
"Kami memahami walaupun bapak ibu tidak terdampak tetapi akan turut membantu yang terdampak, Karena itu warga Kampung Matutuang harung saling tolong menolong," harapnya.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui tim teknis terus melakukan pendataan terhadap rumah dan fasilitas yang mengalami kerusakan akibat gempa. Proses verifikasi dan validasi tersebut dilakukan untuk memastikan penyaluran bantuan lanjutan dapat dilakukan secara tepat sasaran sesuai tingkat kerusakan yang dialami warga.
"Tim teknis sementara melakukan pendataan verifikasi dan validasi untuk menentukan kategori kerusakan," pungkas Bupati.
Berdasarkan data yang diperoleh, di Kampung Matutuang, ada 57 rumah yang rusak berat, sedang dan ringan, 13 Fasilitas Umum rusak dan 5 rumah ibadah.
Kunjungan Bupati ke Kampung Matutuang mendapat sambutan positif dari masyarakat sekaligus menjadi rangkaian terakhir dari agenda peninjauan langsung pemerintah daerah ke wilayah terdampak gempa di Kecamatan Marore. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe memastikan akan terus mengawal proses penanganan darurat hingga tahap pemulihan bagi seluruh masyarakat yang terdampak bencana.
Editor : Alfian Tumuahi