Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Di Hadapan Presiden Prabowo, Produk Unggulan Sangihe Curi Perhatian di PENAS XVII

Alfian Tumuahi • Kamis, 25 Juni 2026 | 12:28 WIB
Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari (Batik) saat menghadiri Pekan Nasional Petani Nelayan XVII di Limboto, Kabupaten Gorontalo, Rabu (24/6/26).
Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari (Batik) saat menghadiri Pekan Nasional Petani Nelayan XVII di Limboto, Kabupaten Gorontalo, Rabu (24/6/26).

MANADOPOST.ID — Kehadiran Kabupaten Kepulauan Sangihe pada Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 tidak hanya menjadi ajang partisipasi, tetapi juga momentum promosi potensi daerah di tingkat nasional.
Hal itu terlihat saat Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, SE, MM, menghadiri penutupan PENAS XVII yang berlangsung di Sport Center Limboto, Kabupaten Gorontalo, Rabu (24/6/2026). Kegiatan yang berlangsung selama enam hari tersebut ditutup langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Michael Thungari turut meninjau stand pameran Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe yang menampilkan berbagai produk unggulan daerah. Stand tersebut menjadi salah satu sarana promosi potensi ekonomi lokal kepada peserta dan pengunjung dari berbagai wilayah di Indonesia.
Beragam produk khas Sangihe dipamerkan, mulai dari komoditas pertanian, hasil olahan perikanan, hingga kerajinan tangan dan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Produk-produk tersebut mendapat perhatian dari para pengunjung yang memadati area pameran selama pelaksanaan kegiatan.
Menurut Michael Thungari, keikutsertaan Sangihe dalam PENAS XVII merupakan langkah strategis untuk memperluas akses pasar sekaligus memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat yang lebih luas.
“Keikutsertaan dalam PENAS merupakan kesempatan yang sangat baik untuk memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat luas sekaligus membuka peluang kerja sama dan pemasaran bagi produk-produk unggulan Sangihe,” ujar Michael Thungari.
Ia menambahkan, sektor pertanian dan perikanan masih menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Sangihe sehingga perlu terus didorong melalui promosi dan penguatan jejaring pemasaran.
PENAS XVII sendiri menjadi wadah pertemuan petani, nelayan, pelaku usaha, akademisi, serta pemangku kepentingan dari seluruh Indonesia untuk berbagi pengalaman, inovasi, dan peluang pengembangan sektor pangan.
Melalui partisipasi pada ajang nasional tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe berharap produk unggulan daerah semakin dikenal, mampu menembus pasar yang lebih luas, serta memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Editor : Alfian Tumuahi
#Prabowo Subianto Penas XVII #Tendris Bulahari #Michael Thungari