Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Euforia Piala Dunia Berujung Petaka, Bocah 12 Tahun di Tahuna Tersengat Listrik Saat Turunkan Bendera Argentina

Alfian Tumuahi • Kamis, 16 Juli 2026 | 16:00 WIB
Memprihatinkan; Korban saat mendapatkan perawatan medis. Foto : Ist
Memprihatinkan; Korban saat mendapatkan perawatan medis. Foto : Ist

MANADOPOST.ID – Euforia menyambut kemenangan Timnas Argentina pada laga semifinal Piala Dunia 2026 berubah menjadi petaka di Kelurahan Tidore, Kecamatan Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kamis (16/7/26).
Seorang bocah berinisial A (12) harus dilarikan ke RSUD Liun Kendage Tahuna setelah diduga tersengat aliran listrik saat hendak menurunkan bendera Argentina yang terpasang di bagian atas rumah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga sekitar, insiden terjadi tidak lama setelah pertandingan semifinal berakhir dengan kemenangan Argentina. 

Korban naik ke lantai dua rumah untuk mengambil bendera yang sebelumnya dipasang sebagai bentuk dukungan terhadap tim favoritnya.

Namun, saat berusaha melepaskan bendera tersebut, korban diduga tidak sengaja menyentuh kabel listrik bertegangan sehingga langsung tersengat.
"Setelah Argentina menang, korban naik ke lantai dua untuk mengambil bendera Argentina yang dipasang di atas rumah. Saat itu diduga tersentuh kabel listrik yang bertegangan," ujar seorang warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Akibat sengatan tersebut, korban terjatuh dan segera mendapat pertolongan dari warga.
 Selanjutnya, korban dievakuasi ke RSUD Liun Kendage Tahuna untuk mendapatkan penanganan medis.
Hingga berita ini ditulis, korban masih menjalani perawatan dan belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai kondisi maupun tingkat luka yang dialaminya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan, terutama saat melakukan aktivitas di sekitar instalasi listrik. Warga diimbau tidak memanjat bangunan atau mendekati kabel listrik tanpa memperhatikan potensi bahaya yang dapat mengancam keselamatan jiwa.

Sementara itu, pihak kepolisian dan instansi terkait diharapkan segera melakukan pendataan serta penyelidikan guna memastikan penyebab pasti insiden tersebut.

Editor : Alfian Tumuahi
Tersengat Listrik Sangihe tidore