Hujan Deras Landa Sangihe, Banjir dan Longsor Terjadi di Sejumlah Wilayah, Akses Jalan Bukide Sempat Terputus

Alfian Tumuahi • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 09:50 WIB
Banjir dan Longsor terjadi di sejumlah wilayah Sangihe, Rabu (22/7/26). Foto : Ist
Banjir dan Longsor terjadi di sejumlah wilayah Sangihe, Rabu (22/7/26). Foto : Ist

MANADOPOST.ID – Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Kepulauan Sangihe sejak Selasa malam hingga Rabu (22/7/26) memicu banjir, tanah longsor, serta pohon tumbang di sejumlah wilayah.

Berdasarkan informasi sementara, banjir dilaporkan merendam wilayah Kecamatan Tamako. Sementara itu, tanah longsor terjadi di wilayah Bowolagu, dan pohon tumbang menutup ruas jalan menuju Kampung Bukide sehingga akses transportasi sempat terputus.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Wandu Labesi, mengatakan pihaknya hingga kini masih menunggu laporan resmi dari pemerintah kampung terkait dampak bencana tersebut.
"Kami belum menerima laporan resmi dari pemerintah kampung, tapi saya sudah mendapat informasi dari medsos ada peristiwa banjir dan tanah longsor akibat curah hujan dengan intensitas tinggal sejak malam hingga pagi ini," ujar Kalak BPBD Sangihe, Wandu Labesi, saat diwawancarai via telp WA, Rabu (22/7/26).

Meski demikian, BPBD terus melakukan koordinasi dengan pemerintah kecamatan untuk mempercepat penanganan di lokasi terdampak, khususnya membuka kembali akses jalan yang tertutup pohon tumbang di Kampung Bukide.
"Saat ini kami belum menerima data resmi, tapi kami terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan untuk lebih memberdayakan potensi yang ada di sana melakukan kerja bakti membuka akses jalan yang tertutup pohon Tumbang di Bukide," ujar Labesi.
BPBD juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, terutama di daerah yang rawan longsor, banjir, maupun pohon tumbang.
"Saat ini beresiko keluar dari Tahuna untuk melakukan perjalanan," tandasnya.

Editor : Alfian Tumuahi
Wandu Labesi Banjir dan Longsor BPBD Sangihe