MANADOPOST.ID – Kesuksesan penyelenggaraan Teluk Petta Boat Race Championship 2026 tidak hanya menjadi penanda berakhirnya kompetisi balap perahu bergengsi di Kabupaten Kepulauan Sangihe, tetapi juga memperkuat komitmen pemerintah daerah untuk menjadikannya sebagai agenda tahunan yang mampu menggerakkan sektor pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif.
Penutupan kejuaraan berlangsung meriah dengan dihadiri Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari, bersama sejumlah pejabat daerah, unsur Forkopimda, pengurus Dekopinda, serta masyarakat yang memadati kawasan Teluk Petta.
Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menyampaikan apresiasi kepada Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Sangihe selaku penyelenggara, panitia, sponsor, aparat keamanan, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, dan sukses.
Wakil Bupati Tendris Bulahari menegaskan, Teluk Petta Boat Race Championship bukan sekadar ajang adu kecepatan di atas air, tetapi menjadi sarana memperkuat sportivitas sekaligus mempromosikan potensi wisata bahari yang dimiliki Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Menurutnya, pemerintah berharap kejuaraan tersebut dapat terus dilaksanakan setiap tahun karena dinilai mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.
"Selamat kepada para juara. Jadikan kemenangan ini motivasi untuk terus berprestasi. Bagi peserta yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Setiap perlombaan adalah pengalaman berharga untuk menjadi lebih baik di masa depan," ujar Tendris.
Sementara itu, Ketua Dekopinda Kabupaten Kepulauan Sangihe, Abdul Aziz Maaling, S.Ag., menjelaskan bahwa penyelenggaraan Teluk Petta Boat Race Championship 2026 memiliki dua tujuan utama, yakni memberdayakan pelaku UMKM agar memperoleh manfaat ekonomi dari ramainya pengunjung, sekaligus mengembangkan potensi wisata bahari dan meningkatkan minat generasi muda terhadap olahraga air.
Kejuaraan tersebut diikuti 306 peserta yang bertanding pada empat kelas lomba. Setelah melalui babak penyisihan, sebanyak 153 peserta lolos ke putaran kedua sebelum akhirnya bersaing pada babak semifinal hingga final.
Abdul Aziz juga menjelaskan alasan penutupan kejuaraan yang mengalami penundaan dari jadwal semula pada 11 Juli 2026. Menurutnya, kondisi cuaca ekstrem akibat badai yang berdampak di wilayah Sangihe memaksa seluruh aktivitas dihentikan selama sepekan. Setelah itu, gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 kembali menyebabkan seluruh rangkaian kegiatan ditunda selama satu minggu.
"Kami berterima kasih kepada seluruh manajer dan peserta yang tetap setia mengikuti kejuaraan ini. Terima kasih juga kepada Bupati dan Wakil Bupati selaku pembina Dekopinda yang terus memberikan arahan sehingga kami dapat bersinergi mendukung program pemerintah daerah," kata Abdul Aziz.
Acara penutupan ditandai dengan penyerahan medali dan hadiah uang tunai kepada para juara. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP-PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe Ny. Cherry Thungari Soeyounus, Wakil Ketua TP-PKK Ny. Agnes Bulahari Walukow, jajaran kepala OPD, Camat Tabukan Utara beserta Ketua TP-PKK Kecamatan, Kapolsek, Danramil, serta pengurus Dekopinda Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Daftar Juara Teluk Petta Boat Race Championship 2026
Pamboat Kelas 8 PK
Juara I: Raskil Bahu
Juara II: Anak Kampung 01
Juara III: Anak Kampung 02
Pamboat Kelas 18 PK Nelayan
Juara I: Palahanaeng
Juara II: Lue Star
Juara III: Lue Star
Pamboat Kelas 18 PK Kategori Lomba
Juara I: Azara Mala
Juara II: Azara Bahu
Juara III: Azara Mala
Kelas Bancarera (Pakura)
Juara I: Hayana Hotel
Juara II: Hayana Hotel
Juara III: Hayana Hotel