Thungari Dorong Calon Kepsek Jadi Penggerak Perubahan Pendidikan

Alfian Tumuahi • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 17:12 WIB
Penutupan pelatihan calon kepala sekolah se-kabupaten Kepulauan Sangihe, di hotel the sentra Manado, Kamis (8/10/26).
Penutupan pelatihan calon kepala sekolah se-kabupaten Kepulauan Sangihe, di hotel the sentra Manado, Kamis (8/10/26).

MANADOPOST.ID, MANADO – Pemerintah Kabupaten Sangihe menaruh harapan besar kepada para calon kepala sekolah untuk menjadi penggerak perubahan di lingkungan pendidikan. 

Jabatan kepala sekolah diharapkan tidak berhenti pada urusan administratif, tetapi mampu menghadirkan peningkatan kualitas guru, peserta didik dan layanan pendidikan.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, saat menutup Pelatihan Calon Kepala Sekolah Tahun 2026 yang berlangsung selama 10 hari di Hotel The Sentra Manado, Kamis (8/10/26).

Menurut Thungari, pelatihan yang telah diikuti para peserta harus menjadi titik awal untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh di sekolah masing-masing.

Ia mengingatkan, sertifikat yang diperoleh dari pelatihan bukanlah tujuan akhir. Lebih penting dari itu adalah komitmen untuk membawa perubahan ketika nantinya mendapat kepercayaan memimpin satuan pendidikan.
“Jangan cuma bawa sertifikat, tapi pulang bawa komitmen,” tegas Thungari.

Dikatakannya, seorang kepala sekolah harus mampu menjadi pemimpin yang menggerakkan guru untuk terus belajar dan berkembang. Di sisi lain, kepala sekolah juga dituntut menciptakan lingkungan pendidikan yang mendorong peserta didik berani bermimpi serta mengembangkan potensi mereka.

Thungari menilai, kualitas kepemimpinan kepala sekolah akan sangat menentukan arah perkembangan sebuah sekolah.
Karena itu, ia meminta para calon kepala sekolah memperkuat karakter, integritas dan keteladanan. Menurutnya, seorang pemimpin pendidikan harus mampu menunjukkan kedisiplinan melalui tindakan dan mengambil keputusan berdasarkan kepentingan sekolah serta peserta didik.

“Keberhasilan seorang kepala sekolah bukan dari seberapa tinggi jabatannya, tetapi dari seberapa banyak guru yang menjadi lebih baik, seberapa banyak anak yang menjadi lebih percaya diri,” ujarnya.
Selain kepemimpinan dan integritas, Thungari turut mendorong para calon kepala sekolah beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Pemanfaatan teknologi digital, termasuk kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), dinilai penting untuk mendukung pekerjaan, meningkatkan kompetensi dan membuka ruang inovasi dalam proses pendidikan.

Ia juga meminta kepala sekolah tidak berjalan sendiri ketika menghadapi persoalan di sekolah. Koordinasi dengan Dinas Pendidikan perlu dilakukan, terutama ketika berkaitan dengan kebutuhan fasilitas, sarana dan berbagai persoalan yang dapat memengaruhi pelayanan pendidikan.

Thungari menegaskan, investasi pemerintah dalam meningkatkan kapasitas calon kepala sekolah harus memberikan dampak yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Terlebih Sangihe merupakan daerah kepulauan dan wilayah perbatasan yang menghadapi tantangan geografis. Kondisi tersebut, menurutnya, tidak boleh menjadi alasan bagi anak-anak Sangihe untuk tertinggal dalam memperoleh pendidikan berkualitas.

Ia berharap para calon kepala sekolah mampu menciptakan sekolah yang semakin adaptif, inovatif dan mampu memberikan ruang yang lebih besar bagi guru maupun peserta didik untuk berkembang.

“Pulang dari pelatihan ini jangan hanya membawa ilmu, tetapi bagaimana ilmu itu digunakan untuk memperbaiki sekolah, mendampingi guru, mendengarkan peserta didik, membangun komunikasi dengan orang tua dan memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi masyarakat Sangihe,” pesan Thungari.

Pelatihan Calon Kepala Sekolah Tahun 2026 kemudian resmi ditutup. Thungari berharap seluruh peserta menjadikan pelatihan tersebut sebagai bekal untuk menjalankan kepemimpinan secara bijaksana, berintegritas dan berorientasi pada pelayanan.

Dengan demikian, keberadaan kepala sekolah diharapkan benar-benar menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Editor : Alfian Tumuahi
Calon Kepsek Kabupaten Sangihe Tendris Bulahari Michael Thungari