MANADOPOST.ID – Usia boleh bertambah, tetapi ketulusan untuk berbagi dan menebar kebaikan tak semestinya mengenal batas.
Semangat itulah yang mewarnai perayaan hari ulang tahun ke-69 pengusaha sukses Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ance Seliang, yang memilih merayakan pertambahan usianya bersama anak-anak panti asuhan se-Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Dalam balutan kesederhanaan yang sarat makna, keluarga Seliang-Ingkiriwang menghadirkan momentum ulang tahun tersebut bukan sekadar sebagai ungkapan syukur atas perjalanan hidup, melainkan juga sebagai ruang untuk berbagi kebahagiaan, merawat kepedulian sosial, serta meneguhkan solidaritas terhadap sesama, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan.
Kebahagiaan itu diwujudkan melalui pemberian bantuan kepada anak-anak dari tiga panti asuhan, yakni Panti Asuhan Sitti Mariyam, Panti Asuhan Lohoraung, dan Panti Asuhan Immanuel.
Bantuan tersebut menjadi simbol kepedulian keluarga sekaligus wujud nyata bahwa kebahagiaan akan terasa lebih berarti ketika dapat dibagikan kepada orang lain.
Bagi Ance Seliang, perayaan ulang tahun tidak harus selalu identik dengan kemeriahan dan seremoni. Lebih dari itu, pertambahan usia merupakan kesempatan untuk merefleksikan perjalanan hidup, mensyukuri berkat yang diterima, serta memperluas manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
Di hadapan anak-anak panti asuhan, Ance menitipkan pesan penuh harapan agar mereka tidak pernah kehilangan semangat untuk belajar, mengembangkan kemampuan, dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan.
Ia mengingatkan bahwa keterbatasan keadaan bukanlah alasan untuk menyerah dalam menggapai cita-cita. Pendidikan, ketekunan, kedisiplinan, dan karakter yang baik merupakan bekal penting untuk membangun kehidupan yang lebih cerah.
“Anak-anak harus rajin belajar, tekun, dan memiliki semangat untuk meraih cita-cita. Jangan pernah merasa rendah diri dengan keadaan saat ini. Teruslah berusaha menjadi pribadi yang baik, karena masa depan kalian masih terbuka lebar. Kelak, jadilah orang-orang yang tidak hanya berhasil untuk diri sendiri, tetapi juga mampu menjadi harapan bagi orang lain, serta memberikan sumbangsih bagi bangsa dan negara,” demikian pesan yang dititipkan Ance dalam momentum penuh kebersamaan tersebut.
Ia juga berharap anak-anak panti asuhan senantiasa tumbuh dengan optimisme, memiliki keberanian untuk bermimpi, serta menyadari bahwa masa depan dapat dibangun melalui proses panjang yang membutuhkan kerja keras dan keteguhan hati.
Menurutnya, keberhasilan hidup tidak semata-mata diukur dari pencapaian materi maupun kedudukan, tetapi juga dari seberapa besar seseorang mampu menghadirkan manfaat bagi sesama. Nilai kepedulian dan semangat berbagi itulah yang diharapkan terus bertumbuh dalam diri generasi muda Sangihe.
Kehadiran dan perhatian keluarga Seliang-Ingkiriwang mendapat apresiasi dari pengurus panti asuhan yang menerima bantuan. Kepedulian tersebut dinilai menjadi suntikan semangat bagi anak-anak sekaligus pengingat bahwa mereka tetap menjadi bagian penting dari kehidupan bermasyarakat.
Pengurus Panti Asuhan Sitti Mariyam, Hendra Umar, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan Ance Seliang bersama keluarga.
Menurutnya, kepedulian seperti ini memiliki arti tersendiri bagi anak-anak panti, bukan hanya karena bantuan yang diterima, tetapi juga karena adanya perhatian dan kebersamaan yang mereka rasakan.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Ibu Ance Seliang bersama keluarga Seliang-Ingkiriwang yang telah berbagi kebahagiaan dengan anak-anak di Panti Asuhan Sitti Mariyam. Perhatian seperti ini sangat berarti bagi mereka. Kami berharap kebaikan yang diberikan dapat menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus belajar, bertumbuh, dan meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Hendra Umar.
Ia berharap kepedulian sosial dari berbagai kalangan dapat terus tumbuh sehingga anak-anak yang berada dalam pengasuhan panti memperoleh dukungan moral maupun sosial untuk mengembangkan potensi mereka.
Senada dengan itu, pengurus Panti Asuhan Lohoraung, Boy Ruben, turut mengapresiasi langkah keluarga Seliang-Ingkiriwang yang menjadikan perayaan ulang tahun sebagai momentum berbagi dengan anak-anak panti asuhan.
“Bagi kami, perhatian yang diberikan ini merupakan bentuk kepedulian yang patut diapresiasi. Anak-anak tidak hanya membutuhkan pemenuhan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga perhatian, motivasi, dan dorongan agar mereka tetap percaya diri dalam menatap masa depan. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk ikut peduli terhadap anak-anak yang membutuhkan dukungan,” tandas Boy Ruben. (ewa)
Editor : Baladewa Setlight