Till Death Do Us PartMANADOPOS.ID - Till Death Do Us Part memadukan kisah romansa dengan perjalanan lintas dimensi, khas genre science fiction. Produksi MD Pictures dan Umbara Brothers Film tersebut didukung alur maju mundur. Bumbu komedi yang ditambahkan terasa nanggung. Penutup film dibuat open ended dan menyisakan pertanyaan. ”Linimasa” siapa yang benar? Sutradara dan penulis naskah Anggy Umbara menceritakan, Till Death Do Us Part adalah proyek eksperimennya. Dia memaklumi jika penonton merasa film besutannya terasa membingungkan. Tak sedikit yang share di media sosial, dibutuhkan 2–3 kali menonton untuk memahami jalan cerita. Dia juga bereksperimen dengan aspek visual film. Saat ini Anggy menggandrungi anamorphic lens yang menghasilkan gambar dengan tone dreamy dan optical flare horizontal. ”Di sini pemakaian filter itu jarang, makanya banyak yang komplain ’kok gini sih gambarnya’,” ungkap sutradara Mama Cake, Comic 8, dan Sabar Ini Ujian tersebut. Dalam Till Death Do Us Part, chemistry Syifa dan Rizky yang merupakan pasangan di dunia nyata menjadi salah satu daya tarik. Performa Syifa memerankan gadis muda yang kalut dan ”terjebak” dalam spotlight cukup menawan. ”Di film ini, kita kan cuma lihat dari kacamata si tokoh cewek. Versi Arya belum diceritain. Pasti akan ada tokoh dan persepsi baru juga,” imbuhnya. Anggy menyebut, dirinya telah menyiapkan cerita untuk trilogi. Till Death Do Us Part memasangkan Syifa Hadju dan Rizky Nazar. Drama, komedi, bumbu thriller, dan scifi membaur dalam film dengan open ending ini. (Jawa Pos) Editor : Don Papuling