MANADOPOST.ID - Gading Marten kini merasa sangat cemas mengenai putrinya, Gempi, yang sudah memasuki usia remaja. Meskipun ia dan Gisella Anastasia telah resmi bercerai, Gading tetap menjaga perhatian dan kepedulian yang mendalam terhadap kehidupan anak mereka. Dalam sebuah podcast yang baru-baru ini tayang kembali di akun Instagram @rumpi_gosip pada 17 September 2024, Gading berbagi kekhawatirannya mengenai pertanyaan Gempi yang baru berusia 9 tahun tentang kapan ia boleh mulai berpacaran.
Menurut Gading, Gempi pernah bertanya kepadanya, "Papa, umur berapa aku boleh punya pacar?" Pertanyaan ini mengundang reaksi campur aduk dari Gading. Ia kemudian menjelaskan bahwa, menurut pandangannya, Gempi baru boleh berpacaran setelah memasuki Sekolah Menengah Atas (SMA), yaitu pada usia 16 hingga 18 tahun. Gading menjelaskan, “Aku bilang ke Gempi, ‘SMA saja, umur 16 atau 17 tahun.’” Dia berharap dengan batasan usia ini, Gempi bisa lebih siap secara emosional dan mental sebelum memulai hubungan romantis.
Namun, Gempi tampaknya merasa senang dengan informasi tersebut karena menurut ibunya, Gisella Anastasia, ia baru boleh berpacaran setelah usia 20 tahun. Gempi mengungkapkan kegembiraannya dengan berkata, "Asyik, mama bilang 20 tahun, jadi aku bisa mulai lebih awal." Gading, yang mendengar tanggapan Gempi, merasa perlu mengoreksi dan mengatakan, "Oh, iya, sebaiknya 20 tahun saja." Percakapan ini diakhiri dengan tawa, namun Gading tetap merasa perlu menekankan batas usia yang sesuai.
Kekhawatiran ini semakin menambah beban emosional Gading sebagai seorang ayah yang ingin melindungi dan membimbing putrinya melalui fase penting dalam hidupnya. Meski begitu, perhatian dan kepedulian Gading terhadap Gempi menunjukkan betapa dalamnya ikatan dan tanggung jawabnya sebagai seorang ayah. (dew)
Editor : Kenjiro Tanos