MANADOPOST.ID—Tiga panggung besar berskala nasional siap digelar serentak di Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara, akhir Mei 2025. Dalam rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) VI Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), Minut dipercaya menjadi tuan rumah bagi perayaan HUT ke-25 APKASI, Likupang Tourism Festival (LTF), serta ajang bergengsi Pemilihan Putri Otonomi Indonesia (POI).
Tak sekadar membawa misi seremoni, ketiga event ini menjadi pertaruhan reputasi Minut di hadapan kepala daerah se-Indonesia, tokoh nasional, dan kementerian strategis. Dan di balik layar panggung megah ini, satu nama lokal muncul sebagai motor utama penggerak: No Label Production, rumah produksi sekaligus event organizer (EO) lokal yang tengah naik daun karena konsistensinya mengangkat nama Sulawesi Utara di kancah nasional dan internasional.
Kreativitas Timur, Kualitas Global
Di tangan anak-anak muda kreatif dan penuh semangat, No Label Production menjelma jadi pionir industri event kreatif Sulut. Bukan hanya EO biasa, mereka adalah produsen pengalaman budaya yang membangun citra daerah lewat narasi visual, artistik, dan emosional.
Portofolionya tak main-main. No Label sukses mengawal Executive Bureau Meeting UCLG ASPAC 2024, forum diplomasi regional yang diikuti ratusan delegasi negara Asia Pasifik berjalan dengan mulus. Event berskala internasional ini tak hanya mempromosikan Minut sebagai tuan rumah yang siap, tapi juga memperkuat posisi Sulut sebagai simpul konektivitas global di bidang pembangunan dan pariwisata.
Tak kalah penting, beberapa pelaksanaan Likupang Tourism Festival sebelumnya, dibuat menjadi tontonan memesona. Mereka berkolaborasi dengan musisi digital Alffy Rev untuk menciptakan Wonderland Indonesia 3 proyek berskala nasional yang viral.
Lebih dari itu, No Label juga berada di balik suksesnya Festival Pesona Minahasa Utara, Launching Calendar of Event Minut, hingga perayaan kemenangan Bupati dan Wakil Bupati dalam dua periode terakhir yang dikemas dramatis, penuh emosi, dan tetap elegan.
Sertifikasi Resmi, Kredibilitas Nasional
Yang membedakan No Label Production dari EO lainnya adalah profesionalisme yang dibarengi legalitas. Seluruh tim inti mereka memiliki sertifikasi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dalam skema MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition).
Founder No Label Production, Fridel Vrisky Ratag, mengantongi tiga sertifikasi strategis:
• Certified Event Venue Management
• Certified Event Logistic
• Certified Stand Building
Ditambah sembilan anggota tim lainnya yang memiliki kompetensi serupa, menjadikan No Label salah satu dari sedikit pelaku EO di Sulawesi Utara yang legal, terstandarisasi, dan layak bersaing di level nasional.
“Kami ingin membuktikan bahwa kualitas event bukan hanya soal ide kreatif, tapi juga soal regulasi, etika kerja, dan standar profesional,” ujar Fridel, yang juga bertindak sebagai Creative Director.
Produk Lokal, Pertaruhan Nasional
HUT ke-25 APKASI bukanlah perayaan biasa, ia adalah simbol soliditas antar-pemerintah kabupaten se-Indonesia. Keberhasilannya menjadi barometer kemampuan daerah, baik secara teknis, visual, hingga konseptual.
Di tangan No Label, panggung utama di Likupang, destinasi pariwisata super prioritas nasional, akan menjadi tempat di mana budaya Minahasa, parade musik nusantara, atraksi digital interaktif, dan narasi sejarah APKASI selama 25 tahun dipadukan dalam satu pertunjukan akbar.
“Kami tidak sekadar membuat acara. Kami menyusun pengalaman. Dari cahaya, suara, alur cerita, hingga kostum panggung, semuanya punya pesan,” ujar Fridel.
Dukungan Pemerintah, Harapan Daerah
Kepala Dinas Pariwisata Minut, Femmy Pangkerego, menegaskan keyakinannya terhadap kapasitas No Label Production.
“Mereka bukan hanya pelaksana teknis. Mereka kreatif, tahu karakter lokal, dan punya portofolio kuat. Kami percaya sepenuhnya,” ucapnya.
Di tengah tingginya ekspektasi publik dan tekanan teknis dari event berskala nasional ini, No Label justru melihat peluang. Sebuah momen untuk membuktikan bahwa kreativitas dari Indonesia Timur bisa tampil sejajar bahkan memimpin di panggung nasional.
Langkah Besar dari Bumi Tumatenden
Berawal dari studio kecil di Bumi Tumatenden, kini No Label Production bersiap menulis sejarah baru. Munas APKASI 2025 bukan hanya menjadi ajang selebrasi politik dan budaya, tetapi juga simbol kebangkitan kualitas SDM lokal.
Tiga event besar, HUT APKASI, LTF, dan POI akan mereka kemas dalam satu narasi megah yang merayakan semangat otonomi daerah, kekuatan budaya, dan potensi generasi muda. Dan ketika lampu panggung menyala, publik nasional akan melihat wajah Minahasa Utara yang baru: muda, dinamis, dan membanggakan.
Satu hal yang pasti, ini bukan akhir cerita. Ini baru permulaan.
Editor : Jendry Dahar