Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

USU dan MRPTNI Gelar Festival Kebangsaan “GEMA KAMPUS” di Medan

Foggen Bolung • Senin, 10 November 2025 | 08:29 WIB
Photo
Photo

MANADOPOST.ID—Universitas Sumatera Utara (USU) bersama Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) menggelar Festival Kebangsaan “GEMA KAMPUS” di Medan, 7–8 November 2025. Kegiatan ini menjadi wadah nasional yang mempertemukan akademisi, peneliti, musisi, seniman, mahasiswa, dan pelaku industri kreatif untuk mengekspresikan semangat kebangsaan melalui karya ilmiah dan budaya.
Festival digelar di dua lokasi, yakni kampus USU dan Universitas Prima Indonesia (UNPRI), dengan dukungan Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI). Kolaborasi ini dimaksudkan untuk menegaskan bahwa patriotisme tidak berhenti pada slogan, tetapi diwujudkan melalui karya, inovasi, dan ekspresi budaya.
Acara dimulai 7 November dengan Coaching Clinic Music Scoring di UNPRI. Kegiatan ini membuka ruang pembelajaran bagi mahasiswa dan talenta muda untuk memahami produksi musik digital sebagai medium baru dalam mengekspresikan imajinasi kebangsaan.
Pada 8 November, rangkaian kegiatan berpindah ke USU. Sejak pagi, Lapangan Mini Stadion USU menjadi lokasi Pameran Inovasi dan Pop Art Market, menampilkan produk kreatif dan karya mahasiswa. Di waktu bersamaan, Auditorium USU menggelar Dialog Kebangsaan “Ekspresi Kita” bertema “Musik Menjangkau Jiwa”, menghadirkan narasumber seperti Alffy Rev, Shanna Shannon, Bimbim Slank, Novia Bachmid, dan Rektor USU Prof. Dr. Muryanto Amin. Dialog dipandu Dr. Ngatawi Al Zastrouw dan ditutup kolaborasi Once Mekel dengan enam mahasiswa yang membawakan lagu “Menaklukkan Dunia”.
Siang harinya, forum Rector’s Expressions (REx) #2 berlangsung di Aula DLCB USU lantai 8. Forum ini mengangkat tema “Inovasi Energi dan Rekonstruksi Budaya untuk Peradaban Berkelanjutan”, menampilkan presentasi pemenang Kompetisi Karya Tulis Ilmiah Nasional kategori S1 hingga S3. Hadir sebagai pembicara antara lain Kepala BPPIK Aris Marsudiyanto, Menteri Kebudayaan Dr. Fadli Zon, Wakil Direktur Utama PT Mind ID Dr. Dany Amrul Ichdan, dan dimoderatori Rektor Universitas Tanjungpura, Prof. Dr. Garuda Wiko.
Festival mencapai puncaknya lewat Konser Musik Kebangsaan “Musik Perajut Jiwa” di Lapangan Mini Stadion USU. Penampilan kolaboratif hadir dari D’Lanun, Alffy Rev, Once Mekel, Shanna Shannon, Novia Bachmid, Ki Ageng Ganjur, Dwiki Dharmawan, dan Slank. Konser ditutup dengan narasi kebangsaan oleh Dr. Ngatawi Al Zastrouw.
Ketua MRPTNI, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST, MT, mengatakan generasi kampus bukan hanya konsumen identitas, tetapi produsen nilai kebangsaan. “Mereka tidak hanya membaca masa lalu, tapi menulis masa depan Indonesia setiap hari. Musik, inovasi, dan riset adalah bahasa mereka menafsir bangsa,” ujarnya.
Rektor USU, Prof. Dr. Muryanto Amin, menambahkan bahwa kampus adalah ruang praktik kebangsaan. “Kebangsaan bukan slogan, tapi practice of nationhood, dilakukan melalui karya, inovasi, dan keberanian mencipta. Festival ini bukti bahwa kampus tidak menunggu tren, tapi menciptakan lanskapnya sendiri,” katanya.
Once Mekel menilai musik sebagai memori kolektif yang membentuk rasa kebangsaan. “Musik adalah identitas emosional Indonesia,” ujarnya. Kaka Slank menegaskan, “Indonesia kuat bukan karena kita sama, tapi karena kita saling jaga.” Sementara Alffy Rev melihat desain suara sebagai medium ideologi. “Audio bisa menumbuhkan rasa bangga nasional bagi generasi digital,” katanya.
Festival “GEMA KAMPUS” menunjukkan bahwa ilmu, seni, dan inovasi dapat berpadu menjadi bahasa kebangsaan baru. Patriotisme di sini bukan dihafal, tetapi diwujudkan, sebagai karya, kolaborasi, dan semangat membangun Indonesia yang terus bergerak.(fgn)

Editor : Foggen Bolung
#Festival Musik #usu #GEMA KAMPUS