MANADOPOST.ID — Penyanyi sekaligus penulis lagu asal Manado, Cacil Pakaya, kembali mencuri perhatian lewat single terbarunya bertajuk “Cuma Ngana”.
Lagu ini menjadi rilisan ke-9 dalam perjalanan musiknya, dan langsung mencuri hati pendengar karena liriknya yang sederhana, manis, dan gampang melekat.
Mengusung dialek Manado yang hangat, “Cuma Ngana” — atau dalam bahasa Indonesia berarti Cuma Kamu — merangkum kekaguman seorang pria terhadap sosok wanita yang membuatnya terpikat habis.
“Lagu ini saya tulis dari rasa kagum yang polos. Sebuah perasaan yang muncul begitu saja dan akhirnya jadi melodi yang mudah dinyanyikan semua orang,” kata Cacil saat ditemui di Wawonasa Mahakam, tempat ia tinggal.
Sebagai penyanyi café sekaligus penulis lagu kelahiran Manado, 26 Desember 1995 itu, Cacil memang dikenal kerap menciptakan karya yang membumi dan dekat dengan keseharian.
“Saya ingin lagu ini gampang dihafal, gampang dinyanyikan, dan bikin orang tersenyum sendiri waktu dengar,” tambahnya.
Meski terasa ringan, sentuhan khas Cacil membuat “Cuma Ngana” punya warna pop-manado yang lembut tapi tetap emosional.
Tidak heran jika banyak pendengar menyebut lagu ini sebagai lagu jatuh hati paling cepat nancep.
Semua karya Cacil, termasuk “Cuma Ngana”, sudah tersedia di seluruh platform musik favorit.
Video resminya pun bisa dinikmati di YouTube channel Cacil_Pakaya.
Untuk mengenal lebih dekat sang musisi, ia aktif di berbagai media sosial: Facebook (Cacil Pakaya), Instagram (Cacil_Pakaya), Twitter (Cacilpakaya), dan TikTok (Cacilpakaya).
Dengan rilisnya single ini, Cacil kembali menegaskan bahwa musiknya selalu punya ruang di hati para pendengar.
Dan “Cuma Ngana” tampaknya siap jadi lagu yang terus diputar ulang—karena siapa, sih, yang tak suka lagu jatuh cinta yang sederhana tapi mengena? (tkg)
Editor : Kenjiro Tanos