Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Dari BTS hingga HUNTR/X, Inilah Alasan Penggemar K-Pop Tak Bisa Lepas dari Netflix

Amelia Beatrix • Kamis, 25 Juni 2026 | 06:51 WIB
BTS The Comeback Live, Arirang di Gwanghwamun Square pada 21 Maret 2026
BTS The Comeback Live, Arirang di Gwanghwamun Square pada 21 Maret 2026

MANADOPOST.ID – Netflix semakin menegaskan komitmennya dalam merayakan fenomena budaya K-pop melalui beragam genre tayangan yang menghadirkan pengalaman berbeda bagi para penggemar di seluruh dunia. Mulai dari animasi, dokumenter, serial drama, hingga siaran langsung, platform streaming ini menunjukkan bagaimana K-pop telah berkembang menjadi kekuatan budaya global yang melampaui musik.

Kesuksesan terbesar datang dari film animasi KPop Demon Hunters, yang disebut sebagai “surat cinta” bagi fandom K-pop. Film tentang grup superstar HUNTR/X yang diam-diam melindungi dunia dari ancaman supranatural itu telah mencatat lebih dari 600 juta penayangan global sejak dirilis pada Juni 2025. Tak hanya menjadi salah satu judul original Netflix paling populer sepanjang masa, film ini juga bertahan selama 52 minggu berturut-turut di jajaran Global Top 10 Netflix.

Pengaruhnya meluas hingga industri musik. Soundtrack resmi film tersebut menduduki puncak Billboard 200 selama dua pekan dan mencatatkan lebih dari 15 miliar stream di seluruh dunia. Lagu “Golden” bahkan memuncaki Billboard Global 200 selama 18 minggu sekaligus menjadi lagu K-pop pertama yang meraih Oscar untuk kategori Best Original Song.

Antusiasme penggemar juga terlihat dalam acara live BTS THE COMEBACK LIVE | ARIRANG. Penampilan reuni perdana BTS sebagai grup lengkap setelah hampir empat tahun vakum itu disaksikan 18,4 juta penonton global. Disiarkan langsung dari Gwanghwamun Square, Seoul, acara tersebut masuk Top 10 mingguan Netflix di 80 negara.

Shenina Cinnamon dan Nadia Shafira dalam serial Night Shift for Cuties (2026)
Shenina Cinnamon dan Nadia Shafira dalam serial Night Shift for Cuties (2026)

Di sisi lain, Netflix menghadirkan sisi lain industri K-pop melalui dokumenter seperti Pop Star Academy: KATSEYE, BLACKPINK: Light Up the Sky, dan BTS: THE RETURN. Sementara itu, serial Indonesia terbaru Night Shift for Cuties menempatkan penggemar sebagai pusat cerita, menggambarkan persahabatan, harapan, dan semangat komunitas yang menjadi inti budaya fandom.

Melalui berbagai format cerita, Netflix tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memperlihatkan bagaimana K-pop terus menginspirasi kreativitas, koneksi, dan percakapan budaya di seluruh dunia.(AME)

Editor : Amelia Beatrix
#Netflix #kpop demon hunters #BTS