MANADOPOST.ID--Anime terbaru The Ghost in the Shell resmi tayang mulai 7 Juli 2026 secara eksklusif di Amazon Prime Video, menghadirkan adaptasi baru dari manga legendaris karya Masamune Shirow yang pertama kali terbit pada 1989. Serial produksi studio animasi Science SARU ini mengangkat kembali kisah Mayor Motoko Kusanagi dan unit Public Security Section 9 dalam memberantas kejahatan siber di dunia cyberpunk futuristik.
Serial ini mengusung tema cyberpunk dengan latar dunia futuristik, saat jaringan informasi telah menyelimuti hampir seluruh sisi kehidupan manusia dan teknologi augmentasi cyborg berkembang pesat hingga melahirkan konsep cyberbrain.
Kisah utama berpusat pada Mayor Motoko Kusanagi, seorang cyborg dengan tubuh buatan sepenuhnya, yang mengusulkan pembentukan unit taktis khusus untuk menindak ancaman siber secara preventif. Daisuke Aramaki dari Kementerian Dalam Negeri, yang tengah merencanakan unit serupa, kemudian merekrut Kusanagi beserta timnya hingga terbentuklah Public Security Section 9.
Public Security Section 9 bertugas menangani berbagai kejahatan siber yang mengancam keamanan masyarakat di tengah dunia yang kian bergantung pada teknologi digital dan jaringan informasi.
Kasus pembuka yang dihadapi unit ini melibatkan seorang peretas misterius berjuluk Puppet Master, yang memiliki kemampuan meretas pikiran korban hingga menghapus dan memanipulasi ingatan mereka.
Berdasarkan sinopsis resmi yang dirilis pihak produksi, Ghost in the Shell dikategorikan sebagai karya tonggak dalam genre fiksi ilmiah cyberpunk sejak pertama kali diperkenalkan lewat manga karya Shirow Masamune pada 1989.
Sejak debutnya, cerita ini telah melintasi berbagai medium, mulai dari serial anime, film live-action produksi Hollywood, hingga video game, menjadikannya salah satu waralaba lintas platform paling ikonik di industri hiburan Jepang.
Dunia fiksi ilmiah yang dibangun dalam cerita ini dipadukan dengan pencapaian visual yang khas, yang menurut keterangan resmi produksi turut memberikan dampak budaya luas dan memengaruhi banyak kreator di berbagai belahan dunia.
Serial TV anime terbaru berjudul THE GHOST IN THE SHELL ini disebut menjadi babak lanjutan dari warisan panjang franchise yang telah berjalan lebih dari tiga dekade tersebut.
Produksi animasi untuk serial terbaru ini digarap oleh studio Science SARU, rumah produksi yang kerap mendapat pujian baik di Jepang maupun di kancah internasional.
Berdasarkan rekam jejaknya, Science SARU sebelumnya dikenal lewat sejumlah karya besar, salah satunya Inu-oh yang masuk nominasi Golden Globe atas capaian artistiknya di ranah animasi dunia.
Studio ini juga pernah meraih penghargaan Golden Goblet Award untuk kategori Animasi Terbaik di Shanghai International Film Festival lewat karya berjudul The Colors Within, selain menggarap serial populer DAN DA DAN yang turut mendapat sambutan positif dari penggemar anime di berbagai negara.
Dengan rekam jejak tersebut, penggarapan The Ghost in the Shell oleh Science SARU dinilai menjadi salah satu alasan utama tingginya antusiasme penggemar menjelang tayang perdana pada 7 Juli 2026, sekaligus menandai babak baru bagi franchise cyberpunk legendaris ini di tangan studio yang telah teruji lewat sejumlah karya berkualitas.
Editor : ALengkong