Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Foufo, Film Sci-Fi Komedi Bayu Skak Berlatar Budaya Madura Resmi Tayang Hari Ini

ALengkong • Kamis, 9 Juli 2026 | 10:56 WIB
Sutradara Bayu Skak dalam sesi press screening film Foufo menjelang penayangan perdana.
Sutradara Bayu Skak dalam sesi press screening film Foufo menjelang penayangan perdana.

MANADOPOST.ID - Film Foufo garapan sutradara Bayu Skak resmi tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia hari ini, Kamis (9/7/2026), menghadirkan perpaduan genre komedi dan fiksi ilmiah dengan latar budaya Madura yang kental.

Film ini mengisahkan Muslim, seorang pemuda keturunan Madura yang bekerja sebagai pengepul barang rongsokan di Kampung Rombeng, yang terdesak melunasi sisa biaya keberangkatan haji sang ibu di tengah kondisi ekonomi yang serba terbatas.

Kehidupan Muslim berubah drastis setelah ia menemukan bangkai UFO yang jatuh di pinggiran kampung beserta alien kecil di dalamnya yang kemudian diberi nama Foufo, memicu serangkaian kekacauan sekaligus petualangan tak terduga bagi dirinya dan warga sekitar.

Konflik utama cerita berpusat pada dilema yang dihadapi Muslim, yakni antara memanfaatkan teknologi canggih UFO tersebut untuk membantu perekonomian keluarganya atau memulangkan Foufo kembali ke planet asalnya.

Film ini disutradarai sekaligus ditulis naskahnya oleh Bayu Skak bersama penulis Achmad Faishol, dengan Bayu Skak turut memproduseri bersama Ricky R. Setiyawan.

Dari sisi pemeran, Foufo dibintangi Tretan Muslim sebagai pemeran utama, berdampingan dengan Bayu Skak, Benidictus Siregar, dan Habib Husein Ja'far Al Hadar atau yang akrab disapa Habib Jafar, serta sederet nama lain seperti Hari Otang Fuad Sasmita dan Mieke Shahir.

Salah satu momen menarik dari jajaran pemeran adalah debut akting Ade Kurniawan, pengisi suara SpongeBob versi Indonesia, yang turut ambil bagian dalam film ini.

Keunikan utama Foufo terletak pada penggunaan Bahasa Madura yang mendominasi hampir seluruh dialog film, sebuah langkah yang jarang ditemui dalam produksi sinema nasional bergenre fiksi ilmiah.

Untuk menjaga keaslian dialek dan karakter, tim produksi menggelar proses open casting di Surabaya guna melibatkan banyak talenta lokal keturunan Madura, sehingga suasana budaya yang dihadirkan terasa lebih autentik bagi penonton.

Foufo merupakan hasil kolaborasi produksi antara Skak Studios, SinemArt, Legacy Pictures, Tretan Universe Productions, dan Advan.

Menariknya, alih-alih mengandalkan efek visual besar-besaran atau cerita luar angkasa yang rumit, Foufo justru mengedepankan kisah sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat Madura, dipadukan dengan nilai kekeluargaan dan perjuangan seorang anak untuk membahagiakan ibunya.

Sebelum penayangan perdananya hari ini, film ini telah menggelar sesi press screening pada Jumat (3/7/2026) yang turut dihadiri langsung oleh Bayu Skak.

Foufo menjadi film panjang kedua yang dirilis Bayu Skak sepanjang 2026, menyusul karya sebelumnya berjudul Sekawan Limo 2: Gunung Klawih yang lebih dulu tayang di bioskop Indonesia pada tahun yang sama.

Dengan genre yang jarang diangkat dalam perfilman Indonesia serta kekuatan budaya lokal yang autentik, Foufo hadir sebagai pilihan tontonan keluarga di tengah dominasi film bergenre horor yang belakangan banyak mengisi layar bioskop tanah air.

Editor : ALengkong
#Foufo #Bayu Skak #film indonesia