MANADOPOST.ID - Sempat tertunda berulang kali, kini Bandar Udara (Bandara) Taman Bung Karno Siau di Kabupaten Kepulauan Sitaro akhirnya diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Kegiatan peresmian ini bersamaan dengan tiga Bandara lainnya, yakni bandara Sis AL-Jufri di Palu, Bandara Banggai Laut di Kabupaten Banggai Laut dan Bandara Bolaang Mongondow di Kabupaten Bolaang Mongondow.
Kegiatan peresmian dipusatkan di Bandara SIS Al-Jufri di Palu, Selasa (26/3). Diketahui hadirnya Bandara Taman Bung Karno tak lepas dari perjuangan eks Bupati Sitaro dua periode Dr Toni Supit SE MM.
Supit saat ini terpilih sebagai Anggota DPRD Provinsi Sulut. Kemudian dilanjutkan dengan eks Bupati Sitaro Evangelian Supit Sasingen mulai tahun 2018 hingga 2023 dan digantikan Penjabat (Pj) Bupati Sitaro Joi E B Oroh. “Bandara Taman Bung Karno 599 Miliar Rupiah,” ucap Presiden Jokowi.
Usai sambutan, peresmian ditandai dengan menekan tombol bersama pimpinan daerah. “Dengan ini saya resmikan Bandara Sis Al – Jufri, Bandara Banggai Laut, Bandara Bolaang Mongondoe dan Bandara Taman Bung Karno Siau,” ucap Presiden.
Kabar peresmian ini membawa kegembiraan bagi warga di Kabupaten Sitaro. Hal ini karena sudah dinantikan sejak lama. “Ya, tentunya kami sebagai anak daerah sangat bahagia ketika di wilayah kami ada bandara yang sudah beroperasi bahkan telah diresmikan oleh bapak Presiden,” kata Oktavia Kabuhung, warga lokal.
Ia pun berterima kasih kepada Toni Supit eks Bupati Sitaro dua periode dan Evangelian Sasingen serta Penjabat Joi Oroh atas perjuangan pemerintah sehingga bandara telah diresmikan.
Sementara itu, Kepala Satuan Pelayanan (Kasatpel) Bandara Taman Bung Karno Siau Riswan Amay Laia menjelaskan bahwa panjang runway di Bandara Taman Bung Karno Siau seharusnya 1500 meter sementara kondisi saat ini masih di 1400 meter.
“Bandara Taman Bung Karno Siau saat ini memiliki panjang runway 1400 Meter x meter dan memiliki terminal penumpang seluas 600 meter persegi. Sehingga masih akan ada penambahan 100 meter lagi untuk saat ini dilayani pesawat twin otter masih cukup,” bebernya.
Menurutnya, saat ini ada penambahan luas terminal yang sedang dikerjakan serta akan dibangun destinasi wisata Taman Bung Karno di area Bandara. Meski demikian, Bandara ini pun sudah siap saat peresmian karena pengoperasiannya telah dibuka sejak 2021 lalu.
“Sudah beroperasi sejak tahun 2021, jadi pemenuhan pelayan sudah terpenuhi,” bebernya usai mengikuti zoom meeting peresmian bandara. (dew)