Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Kadis Kominfo Stanly Tukunang, Menerima Penghargaan sebagai Narasumber di Giat SSN

Dewi Muntia • Senin, 12 Agustus 2024 | 20:36 WIB
Kadis Kominfo Sitaro Stanly Tukunang, menerima penghargaan sebagai narasumber di kegiatan SSN, di The Sentra Hotel Manado, Senin (12/8) siang.
Kadis Kominfo Sitaro Stanly Tukunang, menerima penghargaan sebagai narasumber di kegiatan SSN, di The Sentra Hotel Manado, Senin (12/8) siang.

MANADOPOST.ID - Kepala Dinas Komunikasi dan Informastika Sitaro, Stanly Tukunang, menerima penghargaan sebagai narasumber pada kegiatan Kolaborasi Sistem Statistik Nasional (SSN) yang mengusung tema Tata Kelola Data dalam Pembangunan Ekonomi Regional menuju Sulawesi Utara (Sulut) Maju dan Sejahtera, di The Sentra Hotel Manado, Senin (12/8) siang.

Sebelum menerima penghargaan tersebut, Tukunang dalam sharingnya menyampaikan, dalam hasil EPPS tahun 2023 yang ditetapkan sesuai Keputusan Kepala BPS No 741 tahun 2023, Nilai Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro Tahun 2023 adalah 2,07 dengan predikat "Cukup".

“Olehnya, sebenarnya Pemkab Sitaro masih sama dengan ada beberapa kabupaten/kota yang lain yakni masih dipredikat cukup. Jadi sebenarnya kami tidak cocok menjadi narasumber, namun lebih tepatnya menceritakan pengalaman kami selanjutnya,” ungkapnya didepan seluruh peserta.

Pun kata Tukunang, ada tiga kunci keberhasilan penyelenggaraan statistik sektoral dari pengalaman mereka sebelum ia membagikan beberapa program kegiatan Diskominfo Sitaro yang dilakukan, sehingga telah menghasilkan beberapa prodak. Kunci pertama yaitu komitmen bersama pimpinan daerah dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). “Karena ketika pimpinan daerah baik dari Provinsi, Bupati, Sekda, dan semua Kepala OPD berkomitmen memajukan kegiatan statistik sektoral ini, maka pasti akan terwujud,” terangnya.

Kedua adalah kolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS). BPS ini adalah pembina data di setiap kabupaten/kota. Jadi ketika berkolaborasi dengan BPS, maka 100 persen kegiatan itu akan berjalan dengan baik. Sedangkan OPD yang akan melakukan kegiatan sektoral, sebelumnya harus meminta surat rekomendasi dari BPS. “Makanya itu kita harus selalu berkolaborasi dan berkoordinasi dengan BPS. Jadi kolaborasi kami dengan BPS itu dengan banyak hal,” bebernya.

Dan kunci keberhasilan yang ketiga adalah kontribusi dari perangkat daerah. Karena menurut Teten sapaan akrabnya, bahwa perangkat daerah ini adalah produsen data.

“Kami Kominfo adalah wali data. Bagaimana kami akan mengevaluasi data, kalau data itu tidak ada. Jadi produsen data ini adalah syarat utama. Karena ketika mereka memberikan kontribusi dan kerja sama yang baik, maka itu adalah kunci tata kelola data statistik sektoral  ini dapat berjalan dengan baik,” katanya. “Karena, sehebat-hebatnya Dinas Kominfo untuk membuat prodak hukum, regulasi melakukan/melaksanakan kegiatan, kalau tanpa didukung oleh tim perangkat daerah, pasti tidak akan berjalan dengan maksimal. Itu sudah terbukti di kabupaten kami,” ujarnya.

Bahkan meski dengan keterbatasan anggaran di Dinas Kominfo Sitaro, mereka pun melakukan sistem jemput bola. Jadi tidak hanya menunggu data dari perangkat daerah, namun turun langsung sehingga membawah Pemkab Sitaro menyabet penghargaan angka IPS tertinggi se-Provinsi Sulut.

Turut hadir, Wagub Provinsi Sulut Steven Kandouw, diwakili Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Statistik Provinsi Sulut Evans Steven Liow yang juga menjadi narasumber, Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS RI Moh Edy Mahmud, Kepala BPS dan Kominfo se-Provinsi Sulut, serta para undangan. (dew)

Editor : Kenjiro Tanos
#SSN #Penghargaan