MANADOPOST.ID - Angka Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) menempati urutan tertinggi se-Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dengan nilai 2,07, Bumi Karamando sabet penghargaan.
Penghargaan sebagai pemerintah daerah kabupaten/kota dengan nilai IPS tertinggi, diserahkan langsung Kepala BPS Provinsi Sulut Aidil Adha, kepada Kepala Dinas Kominfo Sitaro Stanly Tukunang, dalam kegiatan Kolaborasi Sistem Statistik Nasional (SSN) Optimalisasi Tata Kelola Data dalam Pembangunan Ekonomi Regional Menuju Sulawesi Utara (Sulut) Maju dan Sejahtera, di The Sentra Hotel Manado, Senin (12/8) siang.
Dengan diterimanya penghargaan ini, menunjukkan komitmen kuat terhadap pengembangan statistik yang akurat dan terpercaya. Ia pun menyoroti bahwa keberhasilan Sitaro merupakan hasil kerja keras dari kolaborasi dan sinergi semua pihak.
“Apa yang kami capai tidak murni hasil kerja kami sendiri. ini adalah produk dari kolaborasi dan sinergi. Meskipun IPS tertinggi tapi masih banyak hal yang harus kita lakukan dan sempurnakan,” ucap Tukunang.
Dengan penghargaan ini lanjutnya, dapat memotivasi daerah lain untuk terus berkolaborasi dengan BPS dan perangkat daerah demi mendapatkan data yang akurat.
“Pun, komitmen bersama menjadi kunci suksesnya kolaborasi,” tuturnya.
Kepala BPS Provinsi Sulut Aidil Adha menyampaikan, SSN adalah kerangka kerja yang terorganisir untuk mengkoordinasikan dan mengintegrasikan kegiatan statistik yang dilakukan oleh berbagai lembaga dan instansi. “Itu bertujuan untuk menghasilkan data statistik yang akurat, relevan, konsisten, dan dapat diandalkan, sehingga dapat digunakan dalam perumusan kebijakan, perencanaan, pengambilan keputusan, serta pemantauan dan evaluasi program pembangunan,” terangnya.
Dalam Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang satu data Indonesia katanya, tata kelola pemerintah untuk menghasilkan data berkualitas, tidak ada lagi kesimpangsiuran data dari berbagai kementerian dan lembaga, dan diperlukan koordinasi dan konsolidasi antara BPS sebagai pembina data dengan walidata maupun dengan produsen data.
Olehnya, saat ini angka IPS Kabupaten Kepulauan Sitaro menempati urutan tertinggi se-Provinsi Sulut dengan nilai 2,07. “Ini merupakan keseriusan dari Kabupaten Sitaro khususnya Dinas Kominfo Sitaro yang sangat serius mengelola pembangunan statistik,” tuturnya saat welcome speech.
Mewakili Wagub Provinsi Sulut Steven Kandouw, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Statistik Provinsi Sulut Evans Steven Liow, turut mengapresiasi Kabupaten Kepulauan Sitaro atas penghargaan yang diterima, dan terlaksananya kegiatan ini. Dengan data berkualitas, diharapkan dapat mendukung perencanaan pembangunan yang lebih baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kita tidak boleh berpuas diri dengan diraihnya penghargaan ini. Justru penghargaan ini harus menjadi pemacu semangat lebih tinggi lagi bagi daerah untuk meningkatkan pengelolaan data yang berkualitas,” ucapnya.
Sementara itu, Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik Badan Pusat Statistik Moh Edy Mahmud menambahkan, bahwa tantangan pembangunan sistem statistik nasional termasuk ekosistem data yang semakin kompleks dan kebutuhan data statistik yang terus berkembang. “Maka pentingnya integrasi satu data Indonesia dalam sistem statistik nasional,” pungkasnya.
Kegiatan yang diprakarsai BPS Provinsi Sulut ini, diawali dengan atraksi kebesaran, dan dilanjutkan dengan doa serta nyanyian Indonesia Raya. Terpantau, adanya penyerahan penghargaan atas partisipasi daerah dalam evaluasi penyelenggaraan statistik sektoral. (dew)
Editor : Kenjiro Tanos