Rakornas Kepegawaian 2025 dihadiri para kepala daerah, pimpinan instansi pusat, serta para pemangku kebijakan bidang kepegawaian. Forum ini bertujuan menyelaraskan arah kebijakan transformasi kepegawaian, peningkatan kompetensi ASN, serta akselerasi reformasi birokrasi di pemerintahan pusat dan daerah.
Dengan jumlah lebih dari 5 Juta ASN saat ini, Kepala BKN Prof. Zudan dalam sambutannya, menyebutkan Indonesia membutuhkan orkestrasi tata kelola manajemen ASN yang kuat. Ini perlu diawali dengan desain reformasi birokrasi yang pro-karier ASN dengan mengubah orientasi dari regulasi represif ke regulasi responsif sehingga berdampak pada realisasi Asta Cita dan kemudahan bagi masyarakat.
Kepala BKN Prof. Zudan pun menegaskan bahwa penguatan kualitas ASN menjadi prioritas nasional dalam menghadapi tantangan tata kelola pemerintahan modern. la menyampaikan beberapa poin penting, di antaranya:
Percepatan transformasi digital dalam manajemen ASN, termasuk penerapan data kepegawaian yang terintegrasi dan akurat;
Optimalisasi pengembangan kompetensi melalui pelatihan berkelanjutan dan peningkatan kapasitas ASN sesuai kebutuhan organisasi;
Penguatan budaya kerja profesional dan berintegritas, sebagai pondasi utama pelayanan publik berkualitas;
Penataan kebutuhan ASN berbasis analisis jabatan dan beban kerja, agar setiap daerah memiliki SDM yang sesuai dengan prioritas pembangunan.(wtd-03)
Editor : Tanya Rompas