Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Digitalisasi Menjangkau Hingga Wilayah Kepulauan, QRIS Buka Kemudahan Transaksi di Sitaro, Realisasi Capai Miliaran Rupiah

Ayurahmi Rais • Minggu, 15 Maret 2026 | 19:32 WIB

Sosialisasi penggunaan QRIS di Kabupaten Sitaro
Sosialisasi penggunaan QRIS di Kabupaten Sitaro

 

 

MANADOPOST.ID – Sebagai salah satu wilayah kepulauan yang masuk kategori daerah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T) di Sulawesi Utara (Sulut). Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) tetap menunjukkan geliat kuat dalam adopsi teknologi keuangan digital.

Mengutip data, hingga Januari 2026, Sitaro memiliki 4.173 merchant QRIS dengan total 35.919 transaksi dan nomonal Rp3,63 miliar. Angka ini naik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya 2.659 transaksi dengan nilai sekitar Rp466 juta.

Sehingga, untuk memperluas pemanfaatan tersebut, Kantor Perwakilan BI Sulut bersama Pemkab mendorong digitalisasi transaksi daerah.

Kegiatan kemudian dilanjutkan di Pasar Ampera Ulu Siau dengan melibatkan sekitar 100 pedagang dan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, BI bersama perangkat daerah juga mengajak para pedagang untuk mulai memanfaatkan QRIS dalam transaksi jual beli sehari-hari.

Kepala Tim Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah BI, Ircham Andrianto Taufick, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan akseptasi masyarakat terhadap transaksi digital, termasuk dalam pembayaran retribusi daerah.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan akseptasi masyarakat Kabupaten Kepulauan Sitaro terhadap transaksi digital dengan memperkenalkan kanal pembayaran QRIS untuk pembayaran retribusi parkir, kebersihan, dan pasar. Selain itu, QRIS juga dapat dipergunakan untuk transaksi retail lainnya,” ujar Ircham.

Ia menambahkan, digitalisasi sistem pembayaran tidak hanya memudahkan masyarakat dalam bertransaksi, tetapi juga membantu pemerintah daerah meningkatkan kualitas layanan publik.

“Sistem pembayaran non-tunai akan mendukung pengelolaan penerimaan daerah yang lebih tertib, efisien, dan transparan,” jelasnya.

Editor : Ayurahmi Rais
#BI Sulut #Kabupaten Sitaro #QRIS #Sitaro