MANADOPOST.ID - Mahasiswa Program Studi Pengelolaan Konvensi dan Acara (PKA) Politeknik Pariwisata Bali Kampus Kota Manado (PSDKU Manado) sukses menggelar kegiatan Praktikum Pengelolaan Seni Pertunjukan bertajuk Harmonia Art Event 2025 “Satu Nusa, Rasa Torang”.
Acara ini dilaksanakan di Gedung Kuliah PSDKU Manado, Kalasey II, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa, Sabtu (14/6).
Selama kurang lebih enam jam, mulai pukul 16.00 hingga 22.00 WITA, acara ini berhasil memukau para tamu yang hadir, mulai dari Kepala Desa Kalasey II beserta perangkat desa, para guru dan siswa dari berbagai sekolah di Kota Manado dan sekitarnya, hingga masyarakat umum dan mahasiswa dari berbagai kampus di Manado.
Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Program Studi PKA Manado Ingryt Grity Adipati SST MPar. Sebelumnya, Ketua Panitia I Dewa Rai Ramadewa, yang juga mahasiswa PKA, menyampaikan laporan kegiatan kepada seluruh hadirin.
Kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan dilanjutkan dengan tour kampus yang memperkenalkan fasilitas-fasilitas Poltekpar Bali Kampus Manado. Kepala Desa Kalasey II, Ferdiyanto Takser, dalam sambutannya mengaku kagum dengan penyelenggaraan acara ini.
“Saya sangat menghargai diundangnya saya dalam kegiatan ini. Acara seperti ini luar biasa karena dilaksanakan oleh adik-adik mahasiswa yang memang kompeten di bidang event,” ujarnya.
Tak hanya itu, ia juga memuji fasilitas kampus yang modern dan lengkap. “Saya takjub dengan kampus ini, full fasilitas dan sepertinya ini kampus pariwisata negeri paling keren di Sulawesi Utara,” tambah Ferdiyanto Takser.
Setelah dibuka secara resmi, acara dilanjutkan dengan pertunjukan seni bertema cerita rakyat Minahasa, yaitu kisah legenda Toar dan Lumimuut yang dikenal sebagai leluhur pertama masyarakat Minahasa.
Mahasiswa PKA membawakan cerita ini dengan penuh penghayatan, memperkenalkan nilai cinta, ketabahan, dan hubungan harmonis antara manusia dengan alam.
Kehangatan suasana semakin terasa saat ditampilkan Tarian Kawasaran oleh Sanggar Kawasaran Mapanget Suara, dilanjutkan dengan Tari Maengket oleh Sanggar Sambor Umbauna.
Kedua tarian ini semakin memperkuat nuansa budaya Minahasa yang menjadi pusat perhatian malam itu.
Tak hanya pertunjukan seni, acara juga diisi dengan sesi tanya jawab berhadiah yang disponsori oleh Viva Cosmetic.
Sejumlah sponsor turut mendukung suksesnya kegiatan ini seperti Gio Lighting and Effect Production, Given Decoration, dan Entrasol dari PT Kalbe.
Puncak acara ditutup dengan ramah tamah dan sesi bebas yang mempererat kebersamaan seluruh peserta.
Event ini merupakan bagian dari Praktikum Mata Kuliah Pengelolaan Seni Pertunjukan yang bertujuan untuk mengasah kemampuan mahasiswa dalam mengelola dan melaksanakan sebuah acara secara nyata.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga terjun langsung ke lapangan untuk menjadi event planner yang handal di masa depan,” jelas Ingryt Grity Adipati.
Politeknik Pariwisata Bali Kampus Manado berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan pariwisata di Sulawesi Utara.
Melalui kolaborasi dengan pemerintah dan industri setempat, kampus ini ingin membentuk generasi yang mampu mempromosikan budaya, sejarah, dan potensi wisata daerah secara profesional dan kreatif.
Harmonia Art Event 2025 menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa PKA Poltekpar Bali Kampus Manado tidak hanya belajar teori, tetapi juga mampu menghadirkan acara berkualitas yang mengangkat kearifan lokal dan memperkenalkan pesona Sulawesi Utara ke khalayak lebih luas. (tkg)
Editor : Kenjiro Tanos