Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

223 Warga Binaan Lapas IIA Manado akan Ikuti Pendidikan Kesetaraan, PKBM Denny Smart Kembali Digandeng jadi Mitra

Kenjiro Tanos • Selasa, 9 September 2025 | 20:01 WIB
Pemilik PKBM Denny Smart Denny Yulianto Ciremai Hutauruk, Kepala Lapas IIA Manado Yosafat Rizanto, dan Kepala Seksi Pendidikan Masyarakat & PAUD Disdik Minut Olga Ngongoloy Watania
Pemilik PKBM Denny Smart Denny Yulianto Ciremai Hutauruk, Kepala Lapas IIA Manado Yosafat Rizanto, dan Kepala Seksi Pendidikan Masyarakat & PAUD Disdik Minut Olga Ngongoloy Watania

MANADOPOST.ID – Tidak ada kata terlambat untuk belajar.

Semangat inilah yang kembali digaungkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Manado lewat pembukaan program pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C bagi warga binaan, Selasa (9/9).

Tahun ajaran 2025/2026, sebanyak 223 warga binaan resmi mengikuti program ini.

Seperti tahun sebelumnya, Lapas II A Manado kembali menggandeng PKBM Denny Smart, lembaga pendidikan nonformal asal Minahasa Utara, sebagai mitra pengajar.

“Program ini diperuntukkan bagi warga binaan agar memperoleh hak pendidikan yang layak dan setara sebagaimana warga negara lainnya,” ujar Denny Yulianto Ciremai Hutauruk SPd, guru sekaligus pemilik PKBM Denny Smart.

Selama satu minggu, para peserta akan mengikuti dua kali pertemuan dengan materi utama komputer dan Bahasa Inggris.

Kepala Lapas IIA Manado Yosafat Rizanto A.Md.IP S.H, M.Si, menekankan pentingnya program ini sebagai bekal untuk kehidupan setelah bebas.

“Ini akan menjadi persiapan menghadapi tantangan di luar nanti. Saya berharap pendidikan ini menjadi awal yang baik untuk meningkatkan kualitas hidup,” katanya.

Acara pembukaan yang digelar di aula lapas turut dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan Minahasa Utara.

Olga Ngongoloy Watania SPd MPd, Kepala Seksi Pendidikan Masyarakat dan PAUD, menilai program tersebut sebagai langkah nyata dalam memajukan pendidikan sekaligus mengembalikan rasa percaya diri warga binaan.

“Ini bukan hanya soal belajar membaca atau menulis, tapi juga proses pemulihan martabat. Dengan bekal pendidikan, mereka bisa kembali ke masyarakat dengan lebih percaya diri dan siap menjalani kehidupan yang lebih baik,” jelas Olga.

Kolaborasi Lapas IIA Manado dan PKBM Denny Smart diharapkan terus berlanjut, menghadirkan kesempatan pendidikan yang inklusif tanpa batas.

Sebab, pendidikan adalah hak semua orang, kapan pun dan di mana pun berada. (tkg)

Editor : Kenjiro Tanos
#PKBM Denny Smart #Lapas Kelas IIA Manado #Program Pendidikan Kesetaraan