Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

PKM UNIMA Hadirkan Inovasi Edukasi Pangan Lokal, Warga Motoling Belajar Budidaya Gedi untuk MBG Gratis

Jasinta Bolang • Selasa, 30 September 2025 | 23:54 WIB

Kegiatan PKM UNIMA mengenalkan konsep media pembelajaran hidup melalui budidaya tanaman gedi sebagai upaya mendukung program makan bergizi gratis.
Kegiatan PKM UNIMA mengenalkan konsep media pembelajaran hidup melalui budidaya tanaman gedi sebagai upaya mendukung program makan bergizi gratis.

MANADOPOST.ID -
 Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Negeri Manado (UNIMA) sukses menyelenggarakan pelatihan pembuatan media pembelajaran budidaya tanaman gedi. Kegiatan yang digelar di Kecamatan Motoling ini bertujuan untuk menunjang program makan bergizi (MBG) gratis melalui pemanfaatan tanaman lokal kaya nutrisi.

Kecamatan Motoling yang dikenal sebagai wilayah agraris dinilai memiliki potensi pertanian yang tinggi. Namun, kesadaran akan pentingnya konsumsi pangan lokal bergizi masih perlu ditingkatkan. Melihat hal ini, tim PKM UNIMA yang diketuai oleh Prof. Dr. Dra. Meike Paat, M.Pd. beserta Dr. Armstrong F. Sompotan, M.Si, dan Yohanes Bery Mokalu, M.Pd menghadirkan solusi praktis dengan mengangkat tanaman gedi (Abelmoschus manihot L.) sebagai fokus pelatihan.

"Daun gedi kaya akan vitamin A, vitamin C, kalsium, zat besi, dan antioksidan yang sangat baik untuk semua kalangan, terutama anak-anak dalam masa pertumbuhan. Kami ingin mentransformasikan pengetahuan akademik menjadi solusi nyata bagi masyarakat," ujar tim PKM dalam rilisnya.

Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh 30 orang peserta yang berasal dari berbagai latar belakang, termasuk Kelompok ibu-ibu PKK, Kelompok tani, Siswa, dan Tenaga pendidik (guru) setempat. Pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) diterapkan dengan metode ceramah interaktif, demonstrasi langsung, praktik lapangan, serta sesi tanya jawab dan diskusi.

Yang unik dari pelatihan ini adalah konsep "media pembelajaran" yang diperkenalkan. Peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga secara langsung membuat media hidup dengan menanam gedi dalam polybag. Media ini bersifat visual, tangible (dapat dipegang), dan menumbuhkan rasa kepemilikan.

"Pendekatan media pembelajaran berupa tanaman hidup terbukti efektif. Dengan memilikinya, peserta diharapkan termotivasi untuk merawat dan memanennya, yang pada akhirnya berkontribusi langsung pada peningkatan konsumsi sayuran bergizi di keluarga mereka," jelas tim tersebut.

Kegiatan yang melibatkan pakar seperti Prof. Dr. Dra. Meike Paat, M.Pd, Dr. Armstrong F. Sompotan, M.Si, dan Yohanes Bery Mokalu, M.Pd. ini dinilai berhasil menciptakan model edukasi yang kontekstual. Integrasi ilmu biologi (fisiologi tumbuhan) dengan pendidikan IPA terbukti dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.

Melalui PKM ini, masyarakat tidak hanya mendapat pengetahuan teoritis tetapi juga keterampilan praktis yang langsung dapat diaplikasikan di rumah masing-masing. Media pembelajaran budidaya gedi yang dihasilkan diharapkan menjadi sarana edukasi berkelanjutan untuk mendukung terciptanya keluarga yang sehat dan mandiri pangan. (*)

Editor : Jasinta Bolang
#media pembelajaran #budidaya gedi #PKM Unima #Edukasi Pertanian #inovasi #Universitas Negeri Manado #Makan Bergizi Gratis