Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Tim PKM-PM BioLitera UNIMA Ubah Ampas Kopi Jadi Bio-Baterai, Serahkan Inovasi ke SMP Negeri 3 Tondano

Kenjiro Tanos • Jumat, 17 Oktober 2025 | 11:02 WIB
Photo
Photo

MANADOPOST.ID — Tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) BioLitera dari Universitas Negeri Manado (UNIMA) kembali menorehkan karya inovatif melalui kegiatan penyerahan hasil program kepada mitra, SMP Negeri 3 Tondano, Senin (14/10).

Dalam kegiatan tersebut, tim BioLitera menyerahkan sejumlah hasil program, antara lain prototipe bio-baterai berbahan ampas kopi, buku pedoman mitra, modul pembelajaran IPA berbasis bio-baterai, serta surat pernyataan komitmen guru IPA yang menandai keberlanjutan penggunaan alat dan modul tersebut dalam proses belajar mengajar di sekolah.

Program PKM-PM BioLitera merupakan bagian dari inisiatif mahasiswa UNIMA yang didanai oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, melalui skema Kemdiktisaintek 2025.

Program ini bertujuan meningkatkan literasi sains siswa SMP lewat pendekatan pembelajaran kontekstual berbasis lingkungan dan energi terbarukan.

Ketua Tim BioLitera Igreya Kumendong, menjelaskan bahwa prototipe bio-baterai berbahan ampas kopi dirancang sebagai media pembelajaran inovatif untuk memperkenalkan konsep energi alternatif ramah lingkungan kepada siswa.

“Program ini bukan sekadar kegiatan pengabdian, tetapi juga upaya memperkuat kolaborasi antara kampus dan sekolah dalam menciptakan pembelajaran yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Kami berharap alat dan modul yang kami serahkan dapat terus digunakan dan dikembangkan oleh pihak sekolah,” ujar Igreya.

Photo
Photo

Sejak diluncurkan, rangkaian kegiatan BioLitera 1 hingga BioLitera 5 telah melibatkan guru dan siswa dalam pembelajaran aktif — mulai dari pengenalan konsep energi hingga praktik langsung pembuatan bio-baterai sederhana.

Sementara itu, Djellie Wuwungan, guru IPA SMP Negeri 3 Tondano, menyampaikan apresiasinya terhadap kontribusi mahasiswa UNIMA.

Menurutnya, media bio-baterai ini membuat pelajaran sains menjadi lebih menarik dan aplikatif.

“Inovasi ini membuka cara baru bagi siswa untuk belajar sains secara nyata, tidak hanya teori,” ungkapnya.

Dosen pendamping Ishak Pawarangan menegaskan, penyerahan hasil program ini bukan akhir, melainkan awal dari kolaborasi berkelanjutan antara UNIMA dan SMP Negeri 3 Tondano dalam pengembangan media pembelajaran berbasis energi terbarukan.

Melalui program ini, Tim PKM-PM BioLitera berharap hasil karyanya dapat menjadi model pembelajaran berkelanjutan yang tidak hanya meningkatkan literasi sains, tetapi juga menumbuhkan kesadaran lingkungan di kalangan siswa.

Program ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), serta sejalan dengan semangat Kampus Berdampak dan Asta Cita 4 dan 5. (tkg)

 

Editor : Kenjiro Tanos
#biolitera #smp negeri 3 tondano #Unima #PKM PM Unima #Universitas Negeri Manado