MANADOPOST.ID - Langkah karier Wensi Ronald Lesli Paat, ST., MT., menorehkan babak baru. Sosok yang tak pernah membayangkan dirinya menduduki jabatan strategis di tingkat nasional itu kini resmi dipercaya sebagai Sekretaris Umum Forum Penyelenggara Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Nasional untuk periode 2025–2029. Forum tersebut merupakan mitra resmi Kemendikdasmen dan Kemendiktisaintek dalam penguatan penyelenggaraan pendidikan profesi guru di Indonesia.
Penunjukan Mner Wensi Paat sempat mengejutkan banyak pihak, termasuk dirinya sendiri. Di dalam forum terdapat sejumlah profesor dan tokoh senior yang dinilai lebih berpengalaman untuk mengisi posisi tersebut. Karena itu, ia sempat menyampaikan keberatan dan memilih untuk menolak amanah tersebut.
Namun, mayoritas peserta sidang pleno tetap menyuarakan dukungan penuh kepadanya. “Beliau tetap menjadi pilihan forum. Komitmen, rekam jejak, serta kemampuan komunikasi dinilai sangat tepat untuk membangun jejaring nasional,” ungkap salah satu perwakilan forum yang hadir dalam sidang.
Wensi Paat akhirnya menerima keputusan tersebut, salah satunya setelah mengingat pesan Rektor Universitas Negeri Manado (Unima), Dr. Joseph Philip Kambey, SE.Ak., MBA. Ia diminta terus memperkuat sinergi dengan kementerian selama membawa manfaat bagi pembangunan pendidikan dan nama baik Unima di tingkat nasional.
Pengukuhan kepengurusan ini berlangsung pada Rapat Koordinasi Nasional yang digelar di Kota Makassar, 10–12 November 2025. Agenda tersebut dihadiri oleh 164 Koordinator PPG seluruh Indonesia serta perwakilan Ditjen GTKPG. Forum ini menjadi ruang konsolidasi peran penyelenggara PPG dalam menjawab tuntutan transformasi profesi guru ke depan.
Meski mengakui masih menyimpan keraguan, Wensi Paat menegaskan kesiapannya untuk mengemban tanggung jawab tersebut. “Jika ini kepercayaan bersama, saya percaya Tuhan pasti mampukan,” ucapnya singkat sambil meminta dukungan semua pihak.
Terpilihnya Wensi Ronald Lesli Paat diharapkan mampu memperkuat konsolidasi nasional para penyelenggara PPG, serta memperluas kerja sama lintas lembaga demi peningkatan kualitas pendidikan profesi guru di Indonesia. (*)
Editor : Jasinta Bolang