MANADOPOST.ID—Ikatan Alumni Politeknik Negeri Manado (IKA Polimdo) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 dengan menggelar kegiatan edukasi lingkungan dan pertanian perkotaan di Lingkungan III, Kelurahan Kairagi I, Kota Manado.
Kegiatan ini dilaksanakan bersama Komunitas Kelompok Muda Pencinta Alam (KMPA) Tindakan Antusias Simpati Alam (TANSA) sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan serta pemberdayaan masyarakat.
Ketua IKA Polimdo, Justman Entjaurau, mengatakan peringatan HUT ke-17 tidak hanya menjadi momentum refleksi perjalanan organisasi, tetapi juga kesempatan untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat dan lingkungan.
“Kami dari pengurus IKA Polimdo dalam rangka memperingati HUT ke-17 melaksanakan sejumlah kegiatan bersama komunitas KMPA TANSA. Di antaranya penyerahan bibit tanaman tomat dan kemangi kepada masyarakat di Lingkungan III Kairagi I sebagai bagian dari edukasi pertanian perkotaan atau urban farming,” ujar Justman.
Ia menjelaskan urban farming menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan ketahanan pangan masyarakat perkotaan sekaligus memanfaatkan lahan terbatas agar tetap produktif. Dengan menanam tanaman sederhana seperti tomat dan kemangi, masyarakat dapat mulai membangun kebiasaan bercocok tanam di lingkungan rumah.
Selain kegiatan edukasi pertanian, IKA Polimdo dan komunitas lingkungan juga melakukan pelepasan benih ikan di aliran DAS Tondano. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia, sekaligus sebagai upaya mendukung keberlanjutan ekosistem sungai.
“Pelepasan benih ikan ini merupakan bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem di DAS Tondano. Sungai merupakan sumber kehidupan, sehingga perlu dijaga bersama agar tetap bersih dan produktif bagi masyarakat,” kata Justman.
Tak hanya itu, kegiatan tersebut juga dilanjutkan dengan aksi pembersihan sungai melalui pengangkatan sampah di aliran DAS Tondano. Aksi ini dilakukan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Hari Bumi, yang setiap tahunnya diperingati secara global sebagai pengingat pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut, para relawan dari IKA Polimdo dan komunitas KMPA TANSA bersama warga setempat turun langsung membersihkan sampah yang terbawa arus sungai. Sampah plastik dan berbagai jenis limbah rumah tangga yang ditemukan di sepanjang aliran sungai diangkat dan dikumpulkan untuk kemudian dikelola lebih lanjut.
Menurut Justman, kegiatan ini mengusung tema “Menanam Kebaikan, Merawat Sungai, Menjaga Kehidupan.” Tema tersebut mencerminkan komitmen organisasi untuk terus mendorong gerakan kecil yang berdampak besar bagi kelestarian lingkungan.
“Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak masyarakat untuk mulai dari langkah sederhana, seperti menanam tanaman di rumah dan tidak membuang sampah sembarangan di sungai. Hal-hal kecil seperti ini jika dilakukan bersama akan memberikan dampak besar bagi lingkungan,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan yang dilakukan pada peringatan HUT ke-17 IKA Polimdo ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, khususnya dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan keberlanjutan sumber daya alam.
“Semoga kegiatan ini berkenan dan bermanfaat bagi kelangsungan hidup manusia ke depan. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga alam agar tetap lestari bagi generasi yang akan datang,” pungkasnya.(gel)
Editor : Angel Rumeen