MANADOPOST.ID - Bakat dalam diri perlu dikembangkan. Itulah yang mendorong dr Raditya Putri Wijaya untuk ikut berkompetisi dalam ajang Putra Putri Fakultas Kedokteran (PPF) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) 2024.
"Saya ingin perkenalkan talenta residen ke masyarakat," tutur wakil dari bagian Obstetri dan Ginekologi ini.
Ia juga punya misi khusus jika terpilih sebagai juara. Dokter kelahiran Yogyakarta 28 Juli 1997 ini ingin menjadi agen perubahan lewat PPF.
"Dimana bisa memperjuangkan lingkungan Faked yang penuh kasih, inklusif dan bebas dari segala bentuk perundungan. Dimana setiap individu merasa didukung dan dihargai," jelasnya.
Isu bully menjadi salah satu concern dokter cantik ini. Untuk itu, ia ingin mengedepankan pelayanan dengan kasih, empati dan pengertian.
"Juga saya akan mengadakan program-program pencegahan perundungan yang berfokus pada membangun budaya saling menghormati, kerja sama antara semua anggota," kuncinya. (tkg)
Editor : Kenjiro Tanos