Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Menag Groundbreaking ‘Kampus Moderasi Beragama’ IAKN-IAIN, Sebut Sulut Lukisan Kerukunan Terindah di Indonesia

Asyer Rokot • Rabu, 24 Desember 2025 | 11:35 WIB
Photo
Photo

MANADOPOST.ID-- Aura toleransi menyelimuti Aula IAIN Manado, Rabu (24/12) hari ini. Menteri Agama RI, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., secara resmi melakukan groundbreaking pembangunan Kampus Moderasi Beragama yang akan berlokasi di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong). Proyek strategis ini melibatkan sinergi dua institusi besar, yakni Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado dan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado.

Hadir mendampingi Menteri Agama, Dirjen Bimas Kristen Prof. Dr. Jeane Marie Tulung, S.Th., M.Pd, Dirjen Bimas Hindu, Rektor IAKN Manado Dr. Olivia Cherly Wuwung, S.T., M.Pd., serta Rektor IAIN Manado dalam prosesi yang bersejarah bagi dunia pendidikan keagamaan tersebut.

Dalam sambutannya, Menag Nasaruddin Umar mengaku terpukau dengan atmosfer kedamaian di Sulawesi Utara. Ia menyebut pengalaman menyaksikan kerukunan di daerah ini adalah hal yang luar biasa dan sulit ditemukan di tempat lain.

"Saya tidak pernah menyaksikan pengalaman pemandangan kerukunan seperti ini. Hanya di Manado. Indonesia adalah bangsa yang sangat plural, dan kita bagaikan lukisan sangat indah yang tidak boleh diacak-acak atau diubah. Keberagaman ini harus dipertahankan," tegas Menag.

Beliau berharap kampus ini nantinya menjadi 'Laboratorium Moderasi Beragama' yang nyata. Kepada IAKN dan IAIN Manado, Menag menitipkan misi ganda: tidak hanya mencetak ilmuwan dan intelektual, tetapi melahirkan sosok cendekiawan yang mampu menjadi penyadar umat.

"Cendekiawan bukan hanya menciptakan teori, tapi mengamalkan ilmu. Moderasi itu tidak boleh ekstrim; tidak boleh memaksakan persamaan kepada sesuatu yang berbeda, dan tidak memaksa perbedaan pada sesuatu yang sama," tambahnya sembari memuji indeks kerukunan Sulut yang sangat luar biasa.

Apresiasi tinggi datang dari Pemerintah Provinsi Sulut. Wakil Gubernur Victor Mailangkay, yang hadir mewakili masyarakat, menyebut kehadiran Menteri Agama sebagai suplemen bagi Sulut untuk tetap menjadi "Beranda Toleransi" di Indonesia.

"Kehadiran Bapak Menteri adalah wujud nyata kepedulian pusat menjaga kemajemukan di Bumi Nyiur Melambai. Launching ini sekaligus menjadi kado Natal terindah bagi umat Kristiani dan simbol damai bagi kita semua," kunci Wagub.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Bolmong Yusra Alhabsyi, yang menyatakan kesiapan wilayahnya menjadi rumah bagi pembangunan kampus yang mengedepankan nilai-nilai persatuan tersebut. Dengan dimulainya pembangunan ini, Bolmong diproyeksikan menjadi pusat edukasi keagamaan yang inklusif di Sulawesi Utara. (Asyer Rokot)

Editor : Asyer Rokot