Kapal tersebut berangkat dari Pelabuhan Tandu Rusa, Kota Bitung, pada Sabtu pekan lalu dan tiba di Desa Laluhe pada Minggu pagi. Senin (17/2) siang, kapal kembali bertolak menuju Desa Dampulis, namun dalam perjalanan menabrak karang di perairan Pantai Orrongnge, Desa Karatung, Kecamatan Nanusa.
Kapolres Kepulauan Talaud melalui Kapolsek Nanusa, Ipda Matrial Barahama, mengungkapkan bahwa kapal yang diawaki 17 kru ini saat kejadian dikemudikan oleh Patrick R. Hamdani, salah satu anak buah kapal (ABK).
"Saat ini kapten kapal dan kru masih dimintai keterangan oleh unit Reskrim Polsek Nanusa. Dugaan sementara, kecelakaan ini terjadi karena kelalaian Patrick Hamdani yang tertidur saat mengemudikan kapal," ujar Kapolsek.
Upaya evakuasi sempat dilakukan oleh kapal penangkap ikan lain, tetapi gagal karena kondisi cuaca buruk. Gelombang tinggi dan angin kencang di perairan Kecamatan Nanusa menghambat upaya penyelamatan.
Hasil koordinasi dengan pemilik kapal menyebutkan bahwa proses evakuasi akan dilaksanakan pada Kamis, 20 Februari 2025, menunggu kedatangan kapal Pajeko lain yang akan menarik kapal ke perairan dalam.
Berikut daftar nama 17 kru kapal AL ANSHAR 02, seluruhnya berkewarganegaraan Indonesia:
Marten Ansar (Nahkoda)
Aris Kasehung (KKM)
Aldi Badarab (ABK)
Boni Makaluase (ABK)
Deni Dotinagi (ABK)
Dorni Takasasadeng (ABK)
El Tipel Sigo (ABK)
Marwanto Bandil (ABK)
Paris Honis (ABK)
Patrick R. Hamdani (ABK)
Patris Lambuaso (ABK)
Pebriadi Lambuaso (ABK)
Ramli Hengkeng (ABK)
Rinaldi E. Honis (ABK)
Tasrik Kapang (ABK)
Usman Manossoh (ABK)
Yulio R. Badali (ABK)
Saat ini, seluruh kru dalam kondisi selamat dan masih menunggu proses evakuasi kapal.(Del)
Editor : Tanya Rompas