Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Talaud, Dirman Gumolung, S.P., M.Si, mengungkapkan bahwa program tanam padi ladang (lahan kering) menargetkan 462 hektar, dengan dukungan 18 ton bibit yang telah disalurkan kepada sejumlah kelompok tani.
"Penanaman padi ladang ini akan memberikan dampak besar terhadap ketersediaan bahan makanan pokok di Talaud," ujar Gumolung.
Ia menambahkan, untuk padi sawah, target tanam tahun 2025 adalah 44 hektar, dengan 20 hektar di antaranya telah ditanami. Sementara itu, untuk padi ladang, dari Januari hingga April 2025, sebanyak 195 hektar telah ditanami, dan kegiatan pembukaan lahan serta penanaman masih terus berlangsung setiap hari.
“Panen juga sudah dilakukan di beberapa titik, termasuk di Pulau Salibabu seperti di Musi, Lirung, dan Moronge, serta di Pulau Karakelang yakni Bulude Kecamatan Essang, Kiama, Tule, dan Tampa'amma,” jelasnya.
Dirman menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak lepas dari kerja sama dengan TNI, yang turut mendukung pembukaan lahan dan percepatan produksi.
“Program swasembada pangan ini adalah upaya serius pemerintah untuk menjamin ketersediaan beras secara mandiri di Talaud,” tutupnya. (Del)
Editor : Tanya Rompas