MANADOPOST.ID—Suasana haru menyelimuti Pelabuhan Penyeberangan Kapal Melonguane, Selasa (22/7/2025) siang, saat tiga jenazah korban kebakaran kapal KM Barcelona V A tiba di Kabupaten Kepulauan Talaud. Kedatangan para korban disambut langsung oleh Pemerintah Daerah, TNI-Polri, serta masyarakat setempat.
Ketiga jenazah tersebut yakni Juliana Gumolung (47), warga Desa Bowombaru, Kecamatan Melonguane Timur, Asna Lapai (50), warga Kelurahan Melonguane, Zakarias Tindigulangi (67), warga Desa Taturan, Kecamatan Gemeh.
Jenazah diberangkatkan dari Pelabuhan Manado, Senin (21/7) sore, menggunakan KM Barcelona III A dan tiba di Pelabuhan Melonguane keesokan harinya. Setibanya di pelabuhan, ketiga jenazah diterima secara adat, pemerintahan, dan keagamaan, sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada para korban.
Setelah proses serah terima dari pihak kapal, ketiga jenazah langsung dibawa menggunakan mobil ambulans menuju rumah duka masing-masing. Proses pengantaran dikawal ketat oleh mobil Patroli Pengawalan (Patwal) Satlantas Polres Kepulauan Talaud.
Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan menyampaikan, kehadiran dan keterlibatan personel Polres dalam pengamanan serta pengawalan ini adalah bentuk empati dan penghormatan dari institusi Polri.
“Personel Polres Kepulauan Talaud standby melakukan pengamanan dan pengawalan saat penjemputan hingga menuju rumah duka. Ini sebagai bentuk penghormatan Polri, khususnya Polda Sulut dan Polres Talaud, terhadap korban dan keluarga yang ditinggalkan,” ujar Kombes Pol Alamsyah singkat.
Insiden tragis kebakaran KM Barcelona V A sebelumnya telah mengundang duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga korban, tetapi juga seluruh masyarakat Sulawesi Utara, khususnya di Kepulauan Talaud. Kehadiran pemerintah dan aparat menjadi simbol kehadiran negara dalam momen duka masyarakatnya.(del)
Editor : Angel Rumeen