MANADOPOST.ID—Operasi Patuh Samrat 2025 yang digelar oleh Polres Kepulauan Talaud resmi berakhir pada 27 Juli 2025, setelah berlangsung selama dua pekan sejak 14 Juli. Operasi yang bertujuan meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas ini mencatat puluhan pelanggaran, namun mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
Kapolres Kepulauan Talaud, AKBP Arie Sulistyo Nugroho, SIK, MH, mengungkapkan hasil dari pelaksanaan operasi menunjukkan hasil positif dari sisi edukasi dan kesadaran pengendara.
“Selama pelaksanaan Operasi Patuh Samrat 2025 dari tanggal 14 sampai 27 Juli, kami melakukan 22 teguran dan 47 penilangan manual. Meskipun demikian, jumlah pelanggaran ini lebih rendah dibandingkan tahun lalu,” ujar Kapolres.
Dari penindakan tersebut, petugas mengamankan 3 SIM, 1 STNK, dan 43 unit sepeda motor. Kapolres menyebut bahwa pelanggaran masih didominasi oleh pengguna kendaraan roda dua (R2).
Lebih lanjut, Kapolres mengapresiasi karena tidak ada kasus kecelakaan lalu lintas selama operasi berlangsung, berbeda dengan periode yang sama tahun lalu.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Kepulauan Talaud, Iptu Christian Mewengkang, SH, menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar terus meningkatkan disiplin berlalu lintas.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengendara agar senantiasa mematuhi aturan lalu lintas, seperti menggunakan helm standar, tidak melawan arus, tidak berboncengan lebih dari satu orang, menghindari penggunaan knalpot tidak sesuai standar, memakai sabuk pengaman untuk kendaraan roda empat, dan tidak menggunakan ponsel saat berkendara,” tegasnya.
Ia menambahkan, tujuan dari operasi ini bukan semata-mata memberikan sanksi, tetapi lebih kepada edukasi dan membentuk budaya tertib berlalu lintas di masyarakat.
“Ops Patuh Samrat 2025 adalah bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam berkendara,” tandas Mewengkang.
Dengan berakhirnya operasi ini, diharapkan masyarakat Kepulauan Talaud semakin sadar pentingnya keselamatan di jalan raya dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. (del)
Editor : Angel Rumeen