Dalam aksi tersebut, para demonstran membawa baliho bertuliskan tuntutan kepada PT Surya Pacific Indonesia (SPI) selaku perusahaan pelayaran yang mengoperasikan kapal tersebut.
Beberapa spanduk terlihat bertuliskan “Hentikan sementara PT SPI ke Talaud sampai ada itikad baik dari perusahaan terhadap korban kebakaran KM Barcelona VA” dan “Korban kebakaran kapal KM Barcelona VA menuntut pertanggungjawaban PT SPI”.
Para pendemo dalam orasinya mendesak agar perusahaan segera memberikan ganti rugi dan menuntut kejelasan nasib dua korban yang hingga kini belum dipastikan statusnya, apakah hilang atau sudah meninggal dunia.
“Jangan hanya diam, kami butuh kepastian dan keadilan. Kami juga butuh tanggung jawab dari pihak perusahaan terhadap penderitaan yang kami alami,” teriak salah satu aksi pendemo.
Aksi ini menarik perhatian masyarakat sekitar. Para korban berharap pemerintah daerah bisa ikut mendorong agar PT SPI segera memberi kepastian dan menyelesaikan persoalan pascakebakaran kapal tersebut.
Saat ini para pendemo usai menyampaikan aspirasi mereka di Kantor Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud, bergeser ke Kantor DPRD Talaud untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutan.
Seperti diketahui, KM Barcelona VA mengalami kebakaran saat berlayar beberapa waktu lalu dan menyebabkan kerugian besar bagi penumpang. Hingga kini, masih ada korban yang belum jelas keberadaannya.(del)
Editor : Tanya Rompas