Sikap Panji Yosua Dalam Berpolitik, Ini Kata Ketua P/KB GMIM Pnt Maurits Mantiri
Tanya Rompas• Minggu, 2 April 2023 | 22:30 WIB
Ketua P/KB GMIM yang juga Wali Kota Bitung Pnt Maurits Mantiri diapit Wali Kota Manado Andrei Angouw (AA) dan Wakil Wali Kota Manado Pnt Richard Sualang (kiri) saat Pendidikan Dasar Panji Yosua di GMIM Sion Ranomut, Sabtu (01/04/23).MANADOPOST.ID - Ketua Komisi Pelayanan Pria/Kaum Bapa (P/KB) Sinode Gereja Masehi lnjili di Minahasa (GMIM) Pnt lr Maurits Mantiri MM menegaskan P/KB dan Panji Yosua tidak boleh berpolitik. Tetapi, sebagai warga negara dan jemaat, sikap politik adalah hak dari P/KB GMIM. “Panji Yosua tidak boleh berpolitik, tapi harus ada sikap politik. Harus dalam satu frekuensi,” tegas Mantiri, saat Pendidikan Dasar Panji Yosua di GMIM Sion Ranomut, Sabtu (01/04/23). Diharapkannya, Panji Yosua dalam melaksanakan tugas berdasarkan aturan yang diatur dalam Komisi P/KB Jemaat/Wilayah dan Rayon. "Sinergitas harus terus dibangun dengan satu frekuensi, maka semua bisa dikontrol, agar tujuan yang kita gapai akan tercapai," ungkap Mantiri yang juga wali kota Bitung tersebut. Senator Ir Stefanus Liow MAP sendiri mengharapkan Panji Yosua Pria/Kaum Bapa (P/KB) GMIM, harus membantu komisi supaya P/KB semakin rajin beribadah. Kalau perlu, semua yang jarang terlihat dalam ibadah direkrut ke dalam Panji Yosua. "Selain bisa diajak ibadah, mereka ini (Panji Yosua) yang akan menjaga keamanan ibadah agar tetap kudus nantinya,” tegas Liow saat membawa materi Sejarah dan Tinjauan Teologi Panji Yosua, di Pendidikan Dasar Panji Yosua di GMIM Sion Ranomut, Sabtu (01/04/23). Ditegaskan Ketua P/KB Sinode GMIM 2014-2018 ini, dibentuknya Panji Yosua mengacu pada bacaan dalam Alkitab tentang Nabi Yosua yang berperan besar sebagai raja, sehingga muncul ide untuk membentuk Panji Yosua di Jemaat, Wilayah dan Rayon. "Diklat Dasar Panji Yosua, diharapkan membawa banyak perubahan bagi Panji Yosua yang sudah terbentuk semenjak 8 tahun lalu. Menjadi seorang Panji Yosua, dapat menjadi contoh dan teladan yang baik, di tengah-tengah jemaat dan masyarakat agar banyak warga bisa menikmati peran dari Panji Yosua," harapnya. Dirut Manado Post Pnt Marlon Sumaraw yang juga eks Kepala Staf Panji Yosua P/KB GMIM bercerita mengenai terbentuknya Panji Yosua, yang didorong pembentukan Laskar Yosua dari wilayah Manado Timur Enam (MT-6). “Saat mengetahui rencana pembentukan Laskar Yosua dari komisi P/KB Sinode sudah lama tidak terealisir, maka saat itu komisi P/KB wilayah Manado Timur Enam berinisiatif membentuk Laskar Yosua. Hal itu langsung terdengar sampai ke Sinode dan direspon melalui terbentuknya Panji Yosua yang ada sampai saat ini,” ujar Sumaraw. “Dalam hal ini bisa dikatakan bahwa P/KB memiliki satu perangkat yang sifatnya bukan semacam badan ormas, tetapi sebagai perangkat pelayanan. Sebab kalau nanti dia semacam badan ormas, nanti ada badan di dalam badan,” tegas Wakil Sekretaris BIPRA dan Lansia BPMS GMIM Pdt Djefry Saisab STh MSi. “Ketika sudah ditunjuk oleh komisi P/KB sinode, wilayah ataupun jemaat, Panji Yosua harus bersinergi dalam kerjasama untuk tingkatkan pelayanan dan juga persekutuan,” tambah Wakil Wali Kota Manado Pnt dr Richard Sualang. "Saya sangat berterima kasih, karena acara ini dilaksanakan di Kota Manado. Dengan adanya kegiatan seperti ini, saya berharap semua materi yang sudah disampaikan bisa diaplikasikan ke dalam program-program pelayanan yang nantinya dijalankan. Kegiatan seperti ini memang sangat penting agar ada koordinasi dan sama rata,” sambung Wali Kota Manado Andrei Angouw. Diketahui Diklat ini diawali dengan ibadah yang dipimpin Pdt Melki Tamaka MTh, Koordinator Bidang Data, Informatika dan Litbang Sinode GMIM. Dalam khotbahnya, ia menyebutkan Panji Yosua sebagai alat pelayanan harus melakukan hal yang berkenan, dengan menjaga kekudusan dan menjadi teladan. Usai ibadah berlangsung, Wakil Ketua Komisi P/KB Sinode GMIM Pnt Rommy Pondaag SH MH memberi sambutan dan resmi membuka kegiatan. “Kegiatan ini kiranya bisa memberi motivasi bagi semua Panji Yosua yang hadir, agar lebih aktif dan aktual sehingga membantu pemerintah dan keamanan sesuai dengan amanat yang diberikan,” harap Pondaag. Tampak hadir Ketua P/KB GMIM Sion Ranomut Pnt James Karinda SH MH, Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama Sulut Pdt Lucky Rumopa MTh. (glori) Editor : Tanya Rompas