Efesus 6 : 12
karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.
Hidup tidak seindah yang kita harapkan. Sejenak kita harus menoleh ke depan, untuk menemukan kenyataan betapa kerasnya hidup ini. Tantangan dan pergumulan silih berganti. Godaan dan hawa nafsu begitu cepat merayu. Kadang kita lengah untuk bertahan dan memilih jalan yang kita kehendaki. Padahal justru dalam jalan itu, ada jurang yang dalam yang membuat kita semakin jauh dari pada Tuhan. Pada akhirnya kita jatuh dalam pertempuran yang mengorbankan harga diri dan integritas.
Dalam perikop ini, kita menyadari bahwa pertempuran yang kita hadapi bukanlah pertempuran fisik melawan orang lain, tetapi pertempuran rohani melawan kekuatan-kekuatan jahat yang beroperasi di dunia ini. Pergumulan kita bukanlah melawan darah dan daging. Hal ini mengacu pada kenyataan bahwa musuh kita bukanlah manusia secara fisik. Pergumulan ini lebih dalam, melibatkan pertempuran rohani yang terjadi di belakang layar, dengan musuh-musuh yang tidak terlihat seperti pemerintah-pemerintah, penguasa-penguasa, dan penghulu-penghulu dunia yang gelap. Ini menunjukkan bahwa ada kekuatan jahat di balik sistem dunia yang dapat mempengaruhi orang dan mencoba untuk menghancurkan iman dan kehidupan orang percaya. Paulus juga menyebutkan tentang "roh-roh jahat di udara". Meskipun tidak terlihat oleh kita, mereka bekerja melalui pengaruh dan godaan yang bertentangan dengan kehendak Allah. Tujuan Paulus dalam menulis ayat ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada orang percaya bahwa mereka harus siap dan mempersiapkan diri secara rohani untuk melawan musuh.
Sobat obor, dalam menghadapi pertempuran ini, kita dihimbau untuk mengenakan seluruh perlengkapan senjata Allah (Efesus 6:13-17), seperti kebenaran, keadilan, iman, dan firman Allah. Tujuannya, agar kita dapat bertahan dan mengalahkan musuh yaitu si jahat. Kita diingatkan tentang pentingnya memahami bahwa pertempuran kita sebagai orang percaya adalah pertempuran rohani yang melibatkan kekuatan-kekuatan jahat. Dengan mengandalkan kuasa Allah dan mempersiapkan diri dengan perlengkapan rohani-Nya, kita dapat berdiri teguh dan dalam mengatasi setiap serangan si jahat. Amin
rhkBaca Juga: RHK GMIM Selasa 22 Agustus 2023, Efesus 6 : 14 Memperjuangkan Kebenaran dan Keadilan
Baca Juga: Obor GMIM Senin 21 Agustus 2023, Efesus 6 : 10-11 Lawanlah Godaan
Editor : Aprilia Sahari