Penjelasan Lengkap Ketua BPMJ GMIM Patmos Bunaken Terkait Turis Protes Pengumuman Pembangunan Rumah Ibadah
Clavel Lukas• Selasa, 29 Agustus 2023 | 12:14 WIB
GMIM Patmos Bunaken
MANADOPOST.ID--Viral seorang turis memprotes keras pengumuman penggalangan dana untuk pembangunan gereja yang beredar di media sosial.
Si Bule tampak sangat emosional. Dia merasa terganggu daun telinganya mendengar pengumuman tersebut.
Hal ini menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat. Panglima Panji Yosua P/KB GMIM James Sumendap mengecam perilaku si Bule. “Usir dia dari sini,” katanya saat membawakan sambutan di ibadah gereja.
Dia berharap BPMS GMIM dapat melaporkan ke polisi dan diproses hukum, serta nantinya akan dikawal oleh puluhan ribu Panji Yosua di 1061 jemaat se GMIM.
Aksi si Bule dinilai tidak menghormati budaya hidup rukun dan damai, serta toleransi antar umat beragama.
Pengeras suara di Masjid atau Gereja di Sulawesi Utara, sejauh ini aman-aman saja. Anehnya yang protes adalah turis.
Sementara itu, ketua BPMJ GMIM Patmos Bunaken Pdt. Paulina H.N. Dowah memberikan klarifikasi dan mengajak warga GMIM tenang dan tahan diri.
"Masalah ini sudah kami proses. Jangan bermain narasi yang membuat amarah. Percayakan kami menyelesaikannya, " tulisnya. (mpo)
Photo
Berikut Klarifikasi Ketua BPMJ GMIM Patmos Bunaken Pdt. Paulina H.N. Dowah diposting di media sosial, sebagai berikut::
Saya harus luruskan persoalan sebenarnya yang lagi Viral masalah Bule ribut di Kantin Pembangunan GMIM Patmos Bunaken yang lagi sedang mencari Dana oleh PKB lewat pengeras suara.
Pada malam itu PKB sedang lagi mencari Dana lewat pengeras suara dengan cara saling balas membalas antar warga Jemaat.
Tiba2 datang bule tersebut bentak2, marsh2 sambil menunjuk2 tangannya dan memegang hp merekam langsung serta bule ngomong bermacam-macam sampai di bilang mafia itu GMIM, tidak dengan beretika. Syukur tidak terjadi insiden.
Saya menduga tindakan bule itu sudah di rencanakan sebab bule datang memegang hp merekam seperti yang terviral, itu. ini sudah mencemarkan nama baik GMIM dan unsur adu domba.. Maka itu persoalan..ini di laporkan kepada yang berwajib..sebab ini bukan lagi cuma masalah di GMIM Pstmos..tetapi sudah keseluruhan warga GMIM menjadi tidak nyaman dan mrnimbulkan kegaduhan.
Perlu di ketahui bahwa kantin ini sudah lewat proses sidang majelis Jemaat untuk dilaksanakan kantin bergilir, setiap kolom dan BIPRA setiiap hari mulai jam 19.00- 21.00 malam bukan sampai jam 7 pagi.
Yang ada di jam 5.00 Ibadah subuh rutin di setiap harii lewat pengeras suara, dari gedung Gereja, itu sudah sejak di masa Covid sampai sekarang. Di ketahuii juga kantin ini tidak mintah2 di jalan, sebab sudah menjadi tradisi di sini kantin di laksanakan malam hari, alasan mereka di siang hari mereka tdk di tempat, bekerja..
Jemaat GMIM Patmos melaksanakan Kantin pembangunan ini karena sudah mendesak untuk di renovasi Gedung Gereja., karena sudah akan memasuki di bulan2 Desember, hujan. Sebab Gedumg Gereja sudah bocor2 atapnya, talang dan, beton2nya sudah banyak yang retak bersama besi2nya sudah berkarat, mengecil.. Menurut tukang, bas sudah rusak sekitar 75 - 80 % . Rencananya tahun 2024 akan di bangun baru.
Dan melalui ini saya selaku ketua BPMJ GMIM Patmos Bunaken Pdt. Paulina H.N. Dowah ( Ny. Kojansow ( menyampaikan untuk warga Gereja seGMIM tenang, menahan diri dan tidak melakukan tindakan2 yang menjurus pidana karena masalah ini sudah dalam proses.
Besok saya dan Sinode akan bersama menyelesaikannya. sekaligus bertemu dengan bule tersebut. Dan mohon juga jangan lagi bermain Narasi2 yang membuat amarah. Percayakan saja kami menyelesaikannya. Terima kasih.