Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Pelita GMIM 3-9 September 2023, 1 Yohanes 4 : 7-21 Mengasihi Saudara Wujud Mengasihi Allah

Aprilia Sahari • Jumat, 1 September 2023 | 14:28 WIB
LOGO PKB GMIM
LOGO PKB GMIM

Bacaan Alkitab: 1 Yohanes 4 : 7-21

Tema: "Mengasihi Saudara Wujud Mengasihi Allah"

Sahabat P/KB yang dikasihi dan diberkati Tuhan!
Pada saat seorang pejuang dan tokoh perdamaian, Pendeta Dr. Marthin Luther King, Jr. menerima hadiah Nobel Perdamaian, dia mengakui bahwa perdamaian belum sepenuhnya ada. Baginya perjuangan itu masih nyata dan sangat kuat dialami umat manusia. Meskipun demikian, dirinya optimis akan masa depan dunia ini yang memiliki hari esok yang lebih cerah dengan kasih tanpa syarat, kasih yang melampaui batas. Harapan ini juga yang dimiliki penulis Surat 1 Yohanes di mana ada keyakinan akan kasih Tuhan Allah yang tanpa syarat, tanpa batas pada manusia. Dalam keberdosaan manusia, Allah di dalam Yesus Kristus menerimanya dan mengasihinya dengan apa adanya. Surat 1 Yohanes yang dikenal sebagai surat yang penuh cinta kasih, memberi pesan betapa pentingnya umat manusia memahami keberadaannya yang dikasihi Tuhan dan yang mengasihi sesamanya.

Sahabat P/KB yang dikasihi Tuhan!
Makna kasih yang dikabarkan 1 Yohanes adalah kasih yang tidak hanya dinikmati dari Tuhan, tetapi harus disebarkan bagi banyak orang, bagi sesama kita. Kasih dari Yesus mesti berdampak pada kehidupan bersama yang saling mengasihi. 1 Yohanes 4:17b menekankan pentingnya kepekaan umat manusia dalam mewujudkan kasih Allah bagi dunia, "karena sama seperti Dia, kita juga ada di dalam dunia ini." Dalam konteks ini, jelas 1 Yohanes tidak mengatakan bahwa orang percaya itu mahakuasa atau bersih secara moral. Tidak. Yang dimaksudkan adalah karena Allah tinggal di dalam diri orang percaya, maka kasih Allah harus diwujudkan bagi dunia. Manusia yang diselamatkan Tuhan bukan dewa, tapi milik Tuhan sehingga kasih Tuhan hadir dalam dirinya. 1 Yohanes 4:21 berkata "Dan perintah ini kita terima dari Dia: Barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya."

Sahabat P/KB yang dikasihi Tuhan!
Siapakah saudara kita? Yesus mengajarkan ajaran kasih yang kontroversi, di mana makna saudara melampaui komunitas agama dan jemaat. Istilah saudara dikenakan kepada siapa saja, orang-orang di sekitar kita. Yesus menunjukkan implementasi arti saudara dalam kehidupannya yang makan dan berbicara dengan orang-orang yang terpinggirkan. Dia menyentuh orang-orang yang ditolak dan diusir. Yesus menunjukkan kasih yang sesungguhnya yang menerima orang lain dalam keberadaannya.

Sahabat P/KB yang dikasihi Tuhan!
Pergumulan orang percaya pada zaman Yohanes juga menjadi pergumulan kita saat ini, dalam mewujudkan kasih yang sempurna, tanpa syarat, tanpa batas, tanpa ketakutan kepada saudara-saudara di sekitar kita. Ketika kita mengalami permasalahan dalam pelayanan bersama di mana masih banyak sesama anggota P/KB yang belum aktif , bahkan tidak sedikit yang terkungkung dengan mindset atau pola pikir primordialisme yang hanya membatasi pada pergaulan dengan kelompok-kelompok tertentu, kita semua terpanggil untuk kembali melihat amanat panggilan kita. Kita terpanggil untuk terus membimbing dan mendampingi saudara-saudara kita yang membutuhkan pendampingan dalam pelayanan. Kita juga terpanggil untuk menjadi teladan dalam pergaulan bersama dengan semua orang tanpa memandang suku, agama dan ras. Semuanya adalah ciptaan Tuhan yang berharga. Kita telah mengalami kasih karunia bertanggung jawab untuk mempraktikkan kasih Allah itu tanpa batas dalam hidup kita sehari-hari kepada semua orang, tanpa pilih kasih dan tanpa memandang kita paling benar dari yang lain. Kalaupun ada perbedaan pendapat dalam kehidupan masing-masing, bukan berarti persaudaraan kita hilang ataupun kehidupan berbagi kasih akan ditiadakan. Kita berjuang bersama dalam kasih yang saling melengkapi, saling menopang, dan saling membangun.

Sahabat P/KB yang dikasihi Tuhan!
Saat ini gereja dan pemerintah gencar memotivasi gerakan menanam dan beternak. Ini adalah panggilan iman untuk kita semua, anggota P/KB di semua aras, agar dengan semangat mapalus terus menggerakkan dan memanfaatkan semua potensi yang kita miliki. Semua orang bergerak bersama, baik di lingkungan gereja maupun dalam masyarakat agar hidup rajin dan tidak pilih-pilih kerja. Inilah tindakan kasih yang nyata, yang mendorong semua orang untuk berkarya dan melayani, saling menopang dan maju bersama. AMIN

Pertanyaan untuk PA:
1. Apa makna "mengasihi saudara" menurut 1 Yohanes 4:7-21?
2. Bagaimana anggota P/KB menggerakkan solidaritas saling mengasihi di tengah-tengah perbedaan pilihan politik?
3. Bagaimana anggota P/KB menggerakkan ekonomi jemaat di tengah-tengah ancaman krisis ekonomi dan pangan?

Editor : Aprilia Sahari
#PKB GMIM #GMIM #Pelita GMIM #Renungan GMIM