Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Upus Ni Mama GMIM 3-9 September 2023, 1 Yohanes 4 : 7-21 Mengasihi Saudara Wujud Mengasihi Allah

Aprilia Sahari • Jumat, 1 September 2023 | 14:51 WIB
LOGO WKI GMIM
LOGO WKI GMIM

Bacaan Alkitab: 1 Yohanes 4 : 7-21

Tema: "Mengasihi Saudara Wujud Mengasihi Allah"

Wanita/ Kaum Ibu yang diberkati Tuhan.
Mengasihi adalah hal yang sangat penting, tapi ingat mengasihi tidak dimulai dari manusia melainkan dari Allah. Sebab Allah itu kasih. Dalam bahasa Yunani ada 4 kata yang artinya sama yaitu mengasihi tapi dalam lingkup berbeda (Agape, Phileo, Storge, Eros):
1. Agape adalah kasih sejati Allah kepada manusia.
2. Phileo yang biasa disebut philia berarti kasih sayang yang sejati antar sahabat dekat, kasih tanpa hitungan darah dikenal dengan kasih persahabatan.
3. Storge berarti kasih dari orang tua kepada anak-anak nya atau sebaliknya anak terhadap orang tuanya.
4. Eros yaitu kasih asmara antara pria dan wanita yang mengandung nafsu birahi.
Agape, ccnta kasih Allah kepada manusia adalah berarti kasih yang tidak mementingkan diri sendiri atau cinta kasih tanpa batas tanpa syarat atau tidak egois. Cinta kasih Allah kepada ciptaannya "Unconditional Love". Cinta kasih yang tidak mengharapkan balasan. Cinta kasih yang tulus dan suci.
Kesaksian penulis surat 1 Yohanes melalui bacaan Alkitab 1 Yohanes 4:7-21 "Allah itu Kasih" nyata benar bahwa inilah kasih itu: Bukan kita manusia yang lebih dahulu mengasihi Allah tetapi Allah yang lebih dahulu mengasihi kita manusia. Bagaimana cara Allah mengasihi manusia? Ia mengutus Anak-Nya Yesus Kristus sebagai penebus dosa manusia, pendamaian bagi dunia. Bapa mengutus Anak-Nya menjadi Juruselamat dunia.

Wanita/ Kaum Ibu yang diberkati Tuhan.
Firman tentang kasih adalah sajian makanan rohani yang lezat dan bergizi. Layaknya kita makan yang bergizi, pasti sehat. Jika tidak, maka akan menimbulkan banyak penyakit. Demikian jika tidak hidup dalam kasih maka terjadilah yang namanya dehidrasi Cinta kasih, yaitu stres berat, seperti mau mati rasanya.
Tema renungan kita "Mengasihi Saudara Wujud Mengasihi Allah". Apabila ditanya saat ini, apakah ibu-ibu GMIM mengasihi Allah? Pasti serentak menjawab: "Ya kami mengasihi Allah, dengan segenap hati. Amin! Pertanyaan berikutnya, Apakah ibu-ibu GMIM mengasihi sesama? Semuanya menjawab: "Ya dengan segenap hati". Orang Manado bilang, jawaban "Iko rame". Marilah introspeksi diri!
Ibu-ibu, mengasihi Allah dan sesama manusia adalah satu paket yang tak terpisahkan. Seorang Ibu berkata "Pendeta tau toch. kita ini orang beriman, setia di ibadah, kita ini mengasihi Tuhan. Mar jang harap ne kalo kita mo berdamai deng itu ibu yang sombong. Kita marah, kita binci dia pe kalakuan. Susah kita mo kase ampung. Hanya Tuhan yang tahu." Oh. Kasiang!

Firman Tuhan menjawab pergumulan ini "Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah sebab Allah adalah Kasih" (ayat 8). Jika seorang berkata "Aku mengasihi Allah dan Ia membenci saudaranya maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudara yang dilihatnya, tidak mungkin ia mengasihi Allah yang tidak dilihatnya" (ayat 20).
Firman Tuhan adalah peringatan keras bagi penerima surat Yohanes termasuk kita yang hidup di era modern ini. Jangan-jangan kita tampak sebagai orang beribadah tapi sesungguhnya kita tidak mengenal Allah dan pendusta. Mengapa? Karena masih menyimpan dendam, amarah dan kebencian terhadap sesama. Belum terlambat! Bertobatlah berilah dirimu didamaikan dengan Allah. Bagaimana caranya? Mohonlah pengampunan dari Tuhan dan jangan lagi membenci saudaramu. Tinggalkanlah amarahmu, buang jauh-jauh rasa iri dan dendam. Berdamailah dengan sesamamu.
Ajakan hidup dalam kasih terus disampaikan sebab akan datang masa yang sukar "Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah. mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik, suka berkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu daripada menuruti Allah". (2 Timotiu5 3:2-4). Inilah tantangan hidup yang harus diwaspadai.

Wanita/ Kaum Ibu yang diberkati Tuhan.
Allah adalah Kasih. Taruh Sabda-Nya di hatimu, dengan demikian Roh-Nya yang suci kudus membantu orang percaya untuk hidup terus dalam kasih. Ibu-Ibu tidak akan mendapai predikat pendusta melainkan wanita jujur karena mau mengampuni sebagai wujud kasih Allah, mau mengasihi sesama dengan sukacita. Jika kamu mengasihi sesama sebagai wujud mengasihi Allah, kasih itu menjadl sempurna. "Kasih itu sabar, kasih itu murah hati, tidak cemburu. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain" (1 Korintus 13:4-5.) Dan di dalam kasih tidak ada ketakutan. Kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan. Karena itu hiduplah terus dalam kasih sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasih kamu dan menyerakan dirinya sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah (Efesus 5:2). Dan lakukanlah perintah ini "Barangsiapa Mengasihi Allah Ia harus juga mengasihi sesamanya". Amin.

Pertanyaan untuk diskusi
1. Apa yang saudara pahami tentang bacaan Alkitab ini, sehubungan dengan tema "Mengasihi Saudara Wujud Mengasihi Allah"?
2. Bagaimana kita mewujudkan "Mengasihi Saudara Wujud Mengasihi Allah", dalam kehidupan kita sehari-hari?

Editor : Aprilia Sahari
#Upus Ni Mama GMIM #WKI GMIM #GMIM #Renungan GMIM