Bacaan Alkitab: Yesaya 55 : 1-13
Tema: "Carilah Tuhan, Kamu Pasti Berhasil"
Ibu-ibu yang dikasihi oleh Tuhan Yesus,
Seiring dengan perubahan zaman dan kemajuan teknologi di era ini, mengakibatkan kehidupan manusiapun mengalami banyak perubahan. Realita yang terjadi saat ini orang banyak berlomba-lomba menginginkan sesuatu sesuai dengan zaman dan itu semua untuk memuaskan diri. Berbagai macam cara dilakukan, apakah itu dengan cara yang benar atau salah, yang penting kepuasan hidup dapat terpenuhi. Tema perenungan kita saat ini "Carilah Tuhan, kamu pasti berhasil". Tema ini diangkat untuk mengingatkan kita sebagai orang Kristen, untuk cari Tuhan dalam menjalani hidup ini. Seberat dan sebesar apapun pergumulan yang dihadapi tetap cari Tuhan dan mengandalkan Tuhan serta kita harus menyadari rancangan kita terkadang tidak sama dengan rancangan Tuhan atas kita. Tetapi ketika Tuhan menjadi prioritas kita, maka rancangan damai sejahtera akan dibuat berhasil dan menjadi bagian hidup kita.
Ibu-ibu yang dikasihi oleh Tuhan Yesus,
Yesaya 55:1-13 yang menjadi bacaan dan pokok perenungan saat ini berisi tentang pemulihan umat Israel saat dalam pembuangan di Babel. Saat dalam pembuangan umat Tuhan putus asa karena itu membutuhkan penghiburan dan penguatan, membangkitkan harapan untuk tetap percaya dan mengandalkan Tuhan.
Ayat 1-5 berisi tentang syarat untuk mendapatkan hidup kekal yaitu bertobat, karena ini adalah seruan dan ajakan bagi umat Tuhan yang dalam pembuangan. Tuhan menawarkan sesuatu yang mendasar dalam kehidupan umat yaitu makanan dan minuman yang selalu akan mengenyangkan dan memuaskan. Tuhan telah melakukan dan memberikan yang terbaik dan itu berlangsung secara terus menerus, sebab apa yang telah difirmankan akan dilaksanakan-Nya dan selalu berhasil dan tidak ada yang sia-sia.
Janji keselamatan yang kekal dan itu tidak dapat dibatalkan oleh siapapun dan dalam situasi apapun. Inilah kekuatan firman Allah dalam menggenapi janji-Nya, di mana semua butuh proses supaya berbuah baik bagi kehidupan umat-Nya. Tuhan menginginkan umat Tuhan bertobat, sebab dampak dari ketidaktaatan mengakibatkan mereka dibuang ke Babel dan diperbudak kurang lebih 70 tahun.
Ayat 6-9 berisi seruan nabi bagi umat Tuhan untuk sungguh-sungguh mendekatkan diri kepada Tuhan, sekalipun begitu banyak tantangan dan pergumulan yang mereka alami. Tetap berseru, cari Tuhan, jangan lakukan yang jahat, bertobat sungguh-sungguh
kepada Tuhan. Menciptakan hubungan yang baik dengan Tuhan, meskipun rancangan Tuhan tidak seperti dengan rancangan kita manusia. Sebab rancangan Tuhan atas kehidupan umat-Nya indah dan sempurna, melampaui akal manusia. Ayat 9 "Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu. Tuhan tidak pernah kehabisan cara untuk melepaskan umat Tuhan dari setiap belenggu yang mereka alami. Amos 6:4b, “Carilah Aku, maka kamu akan hidup! Maksudnya umat Israel terus dan terus cari Tuhan jangan cari allah lain. Sebab orang yang mengandalkan Tuhan akan selalu aman, nyaman dan dalam lindungan Tuhan.
Alat 10-13 mempakan penyataan dari kasih setia Tuhan bagi kehidupan umat Tuhan. Ketika umat mendengar, menaati firman Tuhan, maka ada janji, akan dimerdekakan dari belenggu. Sebab firman-Ku berkuasa menyelamatkan, membawa keluar dari pembuangan serta memulihkan kehidupan mereka. Ajakan Yesaya dipertegas dengan carilah Tuhan melalui firman-Nya, sebab apa yang telah difirmankan akan mendatangkan berkat. Ada jaminan dan harapan karena itu ada sukacita dan nyanyian pujian dari umat Tuhan dan digambarkan pula bahwa alampun turut bersorak-sorai atas pembebasan yang dialami umat Tuhan. Gunung-gunung dan bukit-bukit digambarkan turut meragakan pembebasan yang dialami oleh Tuhan serta pohon-pohon dan ranting bertepuk tangan.
Ibu-ibu yang dikasihi oleh Tuhan Yesus,
Belajar dari perenungan kita maka sebagai ibu-ibu Tuhan, marilah kita hidup bertumbuh, berakar dan berbuah sesuai dengan kebenaran firman Tuhan. Kita diciptakan oleh Tuhan sebagai "lmago Dei” yang artinya diciptakan segambar dan serupa dengan Allah. Apa yang kita lakukan hendaklah sesuai dengan kehendak Tuhan lewat kebenaran firman-Nya. Ketika kita menginginkan hidup kita berhasil mari kita cari Tuhan, bermohon dengan sungguh-sungguh, minta apa yang menjadi kebutuhan, bukan memohon dan meminta apa yang menjadi keinginan kita. Tawaran-tawaran di dunia sehtar kita banyak sekali, membuat kita tergiur dan akhirnya jatuh dalam dosa. Keselamatan telah dianugerahkan bagi kita dan itu tidak dibeli tetapi dianugerahkan. Mari kita tinggalkan segala kejahatan agar memperoleh kasih dari pengampunan dari Allah supaya keselamatan menjadi bahagian hidup kita. Sama halnya dengan kehidupan umat Tuhan yang terus dan terus diingatkan oleh nabi Yesaya untuk mencari dan berseru pada Tuhan, hidup menurut firman-Nya maka semua dibuat berhasil oleh Tuhan. Demikianpun dengan kita ibu-ibu Tuhan tetap mengandalkan Tuhan, berkomunikasi langsung dengan Tuhan, sebagaimana yang Yesaya katakan carilah Tuhan selama Ia berkenan ditemui, berseru kepada-Nya selama Ia dekat. Maka apa yang diharapkan akan Tuhan berikan sesuai waktu dan rancangan Tuhan. Pasti semua akan dibuat berhasil dan indah pada waktu- Nya. Amin
Pertanyaan untuk diskusi:
1. Apa yang kita pahami dari tema: “Carilah Tuhan, Kamu Pasti Berhasil” menurut bacaan Yesaya 55:1-13?
2. Bagaimana cara kita ibu-ibu untuk membangun komunikasi yang baik dengan Tuhan?
Baca Juga: Upus Ni Mama GMIM 3-9 September 2023, 1 Yohanes 4 : 7-21 Mengasihi Saudara Wujud Mengasihi Allah
Baca Juga: Upus Ni Mama GMIM 10-16 September 2023, Kejadian 50 : 15-21 Allah Mereka-rekakan Kebaikan
Editor : Aprilia Sahari