Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Obor GMIM Jumat 13 Oktober 2023, Mazmur 104 : 14-15 Manusia Mengusahakan

Aprilia Sahari • Senin, 9 Oktober 2023 | 14:26 WIB
LOGO PEMUDA GMIM.
LOGO PEMUDA GMIM.

Mazmur 104 : 14-15

Engkau yang menumbuhkan rumput bagi hewan dan tumbuh-tumbuhan untuk diusahakan manusia, yang mengeluarkan makanan dari dalam tanah dan anggur yang menyukakan hati manusia, yang membuat muka berseri karena minyak, dan makanan yang menyegarkan hati manusia.

Sobat obor, apakah saudara masih ingat kisah penciptaan yang ditulis dalam Kejadian 2:15, "TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu". lngat! Manusia ditempatkan untuk mengusahakan tetapi juga memelihara taman itu. Kepercayaan TUHAN Allah kepada manusia telah diberikan sejak awal dunia ini diciptakan. Bagi TUHAN Allah, manusia diciptakan berbeda dengan ciptaan yang lain agar manusia dapat menjadi rekan sekerjaNya untuk mengusahakan atau mengelolah yang dipercayakan kepadanya. Dalam ay. 14 dikatakan, "Engkau yang menumbuhkan rumput bagi hewan dan tumbuh­ tumbuhan untuk diusahakan manusia", artinya TUHAN Allah telah menyediakan untuk manusia mengusahakan atau berdaya upaya. Hal itu menandakan TUHAN mau agar manusia punya upaya, tindakan yang mempunyai maksud atau tujuan baik (KBBI). Jadi manusia yang berusaha tidak boleh lepas dari maksud atau kehendak TUHAN. Karena dengan mengusahakannya (Ibr. Abodah, diusahakan. lngat kata ini juga berkaitan erat dengan pengertian lbadah. Jadi Mengusahakan adalah juga lbadah kita) dalam aturan yang TUHAN Allah tetapkan, itu berarti sebagai bukti bakti atau sembah kita kepadaNya. Sehingga ketika yang diusahakan itu memperoleh hasilnya, maka yang dinikmati adalah hasil terbaik dan memberi sukacita/menyukakan (Ibr. samakh, bergirang/bersukacita) dan membuat wajah berseri-seri (Ibr. tsahal, bersinar).

Dimana-mana orang ingin sukses, berhasil dan hidup mapan. Dari situasi itu maka kemudian kita ingin dihormati dan dihargai serta mendapat status sosial karena diterima disemua kalangan dan itu menjadi kebanggaan kita. Tetapi, tidak banyak orang yang mau berusaha atau menjadi pejuang tangguh, apalagi menjadi seorang yang bertanggungjawab untuk yang dikerjakannya. Ternyata, kita hanya sekedar berjuang, berusaha tapi tidak dalam konsep tujuan hidup yang benar seperti yang TUHAN Allah kehendaki, ingat! Ungkapan Paulus "Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk TUHAN dan bukan untuk manusia" (Kol. 3:23). Sangat jelas Bukan? Apapun itu berarti tidak ada pengecualian, semua yang kita kerjakan atau usahakan haruslah sebagai bentuk bakti, sembah, rasa syukur kita kepada TUHAN Allah yang sudah menganugerahkan semuanya bagi kita. Sekalipun ada banyak hal yang berat dijumpai ditengah proses juang kita. TUHAN pasti tidak akan membiarkan kita sendiri. Bagian akhir dari reffrein KJ. 408 menjadi penegasan untuk keyakinan kita akan pemeliharaanNya; "apakah yang kurang lagi jika IA panduku". Amin.

Baca Juga: Obor GMIM 8-14 Oktober 2023, Mazmur 104 : 1-18 Allah Memberi Hidup Kepada Semua Ciptaan

Baca Juga: RHK GMIM Jumat 13 Oktober 2023, Mazmur 104 : 14-15 Selamatkan Lingkungan Alam

Baca Juga: Obor GMIM Senin 9 Oktober 2023, Mazmur 104 : 1-5 Pujilah Tuhan, Hai Jiwaku

Baca Juga: Obor GMIM Selasa 10 Oktober 2023, Mazmur 104 : 6-8 Allah Yang Mengatur (1)

Baca Juga: Obor GMIM Rabu 11 Oktober 2023, Mazmur 104 : 9-12 Allah Yang Mengatur (2)

Baca Juga: Obor GMIM Kamis 12 Oktober 2023, Mazmur 104 : 13 Allah Mencukupkan Dan Memenuhi

Editor : Aprilia Sahari
#Pemuda GMIM #Obor GMIM #GMIM #Renungan Pemuda #Renungan GMIM #Obor GMIM Jumat 13 Oktober 2023