Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Renungan Lansia GMIM 12-18 November 2023, Markus 2 : 1-12 Orang Percaya, Duta Penyembuhan Holistik

Aprilia Sahari • Kamis, 9 November 2023 | 10:53 WIB
LOGO GMIM.
LOGO GMIM.

Tema Mingguan: "Orang Percaya, Duta Penyembuhan Holistik"
Bacaan Alkitab: Markus 2 : 1-12

Ibu, Bapak LANSIA yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Kita bersyukur boleh berkumpul dan beribadah dalam persekutuan Kelompok Pelayanan LANSIA, hanya oleh karena kasih dan kemurahan Tuhan Allah. Terdapat kisah yang menarik dan menggugah hati di dalam Injil Markus 2:1-12, tentang keajaiban penyembuhan seorang lumpuh. Ketika Yesus Kristus berada di dalam sebuah rumah dan mengajar mereka tentang Kerajaan Sorga, banyak orang datang untuk mendengar-Nya. Di tengah-tengah kerumunan orang itu ada seorang lumpuh yang akan dibawa kepada Yesus Kristus, orang yang membawanya tidak dapat masuk karena terhalang oleh padatnya orang yang berkerumun. Tetapi teman-teman dari si orang lumpuh itu tidak putus asa, mereka mencari cara dengan masuk melalui atap rumah dan menurunkannya tepat di hadapan Yesus Kristus.

Ibu, Bapak LANSIA yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Tekad keempat orang ini adalah satu contoh yang sangat luar biasa tentang keberanian dalam iman. Mereka tidak hanya berbicara tentang iman, tetapi tindakan mereka mencerminkan keyakinan kepada kuasa Tuhan Allah dan solidaritas terhadap sesama yang butuh prtolongan. Mereka yakin bahwa jika dapat mendekatkan teman mereka kepada Yesus Kristus pasti sembuh. Ketika Yesus Kristus melihat iman dari empat orang yang datang membawa teman mereka kepada-Nya, hal pertama yang dikatakan Yesus Kristus adalah: "Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni." Pengampunan dosa adalah bagian dari penyembuhan secara holisti (menyeluruh, yakni tubuh, jiwa dan roh) yang diberikan Yesus Kristus kepada orang lumpuh itu. Pengampunan dosa hanya bisa dilakukan oleh Yesus Kristus (ay.10). Setelah itu Yesus Kristus kemudian berkata kepada orang lumpuh itu: "... bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu". Orang lumpuh sembuh, terjadi mujizat dalam hidupnya. Ia bangun dari tempat tidurnya dan pergi menemui saudara-saudaranya.

Ibu, Bapak LANSIA yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Dari Firman Tuhan ini mengajar kita untuk memahami : Pertama, keberanian iman dan rasa kebersamaan atau solidaritas pasti menghasilkan sesuatu yang indah. Keempat orang teman dari si orang lumpuh sudah membuktikannya. Mereka berani menghadapi tantangan untuk membawa temannya bertemu Yesus Kristus. Kendati terhalang oleh banyak orang, namun tidak putus asa . Mereka mencari jalan yang tidak biasa yaitu bekerjasama membongkar atap rumah lalu menurunkan temannya ini dengan hati-hati supaya tidak jatuh. Begitu juga dengan kita di masa kini, papa, mama, opa dan oma, anggota Kelompok Pelayanan LANSIA juga masih dapat berbuat sesuatu yang berguna bagi keluarga, jemaat dan masyarakat, yakni menjadi contoh dan panutan yang baik. Tetap semangat dalam bekerja, berusaha dan rajin beribadah, terus mengajak anak-anak, cucu, cece untuk hidup setia di dalam Tuhan Allah dalam berbagai hal.

Kedua, Yesus Kristus mengatakan, "Dosamu sudah diampuni". ia tidak hanya menghapuskan dosa-dosa kita, tetapi juga ia mengangkat beban berat dari hati kita. Dengan adanya pengampunan dosa, maka kita yang mungkin mengalami luka-luka batin, pemah melakukan tindakan yang melukai hati kita sendiri dan orang lain, sehingga membebani jiwa kita, maka datanglah kepada Yesus Kristus. Ia pasti akan mengampuni dosa kita, sehingga kita akan disembuhkan dan merasakan kedamaian dan ketentraman yang sesungguhnya. Setelah kita menerim,a karya penyelamatan Tuhan Allah, maka saatnya kita untuk menyampaikannya kepada orang-orang yang kita ternui dan menjadi saksi Tuhan Yesus yang hidup dan penuh kuasa yang ajaib. Walaupun keadaan fisik sudah menurun, sering sakit dan banyak hambatan lainnya, tetapi semangat hidup jangan padam. Ibu, bapak LANSIA teruslah berkarya, menunjukkan sikap yang iman kokoh dalam Yesus Kristus, pantang menyerah menghadapi berbagai situasi.

Ibu, Bapak LANSIA yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Ketiga, Yesus Kristus memberikan penyembuhan yang holistik (menyeluruh) kepada orang lumpuh ini. Ia mengampuni dosanya dan menyuruhnya berdiri dari tempat tidurnya, membuktikan ia sudah memperoleh kesembuhan yang menyeluruh. Karena kasih dan anugerah-Nya hidupnya berubah, sekarang dipenuhi dengan sukacita yang sesungguhnya. Berita kesembuhan dalam Yesus Kristus terus berlanjut sampai saat ini dan kita percaya itu juga akan menjadi bagian dari Ibu, bapak LANSIA.

Kendati umur semakin bertambah, sering sakit di banyak bagian tubuh, merasa sangat lelah, namun tetap semangat dan penuh harapan hidup beriman dalam Tuhan Yesus.
Walaupun sudah berada di usia lanjut, tetap terpanggil untuk menjadi duta (orang yang diutus) untuk mewartakan karya selamat Tuhan Allah kepada banyak orang. Menjadi orang yang diutus (duta) menyampaikan bahwa Yesus Kristus adalah Penyembuh yang menyeluruh (holistik), membawa kuasa kasih-Nya. Berita kesembuhan yang secara menyeluruh ini terus dikumandangkan sampai saat ini, sebab begitu banyak orang yang masih hidup dalam keraguan, kekuatiran, dikungkung berbagai sakit penyakit dan tidak mempunyai harapan.

Apa yang dapat dilakukan oleh ibu, bapak kelompok pelayanan Lansia?
1. Bapak, ibu LANSIA memiliki peran yang tak temilai dalam memberikan pengajaran dan bimbingan yang bijaksana kepada generasi muda. Sebab begitu banyak pengalaman
yang sudah didapat selama ini. Orangtua sudah banyak "makan asam dan garam", pengalaman yang membentuk untuk tetap berkomitmen hidup dalam Tuhan Yesus, mengandalkan-Nya, sehingga anak, cucu, cece tidak perlu merasa kuatir tentang hari depan, karena ada jaminan Tuhan Yesus menjamin hidup mereka. Supaya mereka
bisa menjadi generasi muda yang takut akan Tuhan, mencintai Gereja ini dan tidak akan meninggalkannya dengan alasan apapun.
2. Bapak, ibu Lansia dapat membawa tuntunan rohaniah kepada mereka yang merasa bingung atau ragu. Pengalaman hidup LANSIA adalah suatu kisah yang nyata tentang bagaimana Tuhan Yesus telah bekerja dalam hidup ini, melalui suka dan duka, canda tawa dan tangis. Pengalaman ini kesaksian hidup ini, dapat kita ceritakan
tentang bagaimana kasih Tuhan Yesus telah menyembuhkan dan menolong dari segala penderitaan hingga sampai boleh ada sampai saat ini, karena kasih sayang-Nya.
3. Marilah LANSIA menjadi duta penyembuhan holistik yang membawa terang cahaya Tuhan Yesus kepada orang lain melalui kesaksian hidup kita yang telah mengalami kasih-Nya yang tak berbatas. Dengan tulus dan rendah hati, mari kita berbagi perjalanan iman kepada mereka yang mencari arah dan makna dalam hidup. Amin.

Baca Juga: Renungan Lansia GMIM 5-11 November 2023, Galatia 2 : 15-21 Hidup Dibenarkan Oleh Iman

Editor : Aprilia Sahari
#Lansia GMIM #GMIM #Lansia #Renungan GMIM