Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Obor GMIM Jumat 24 November 2023, Amsal 24:20 Pelita Yang Padam

Aprilia Sahari • Senin, 20 November 2023 | 15:34 WIB
LOGO PEMUDA GMIM.
LOGO PEMUDA GMIM.

Amsal 24 : 20

Karena tidak ada masa depan bagi penjahat, pelita orang fasik akan padam.

Kesenangan yang sering kita lihat dari orang jahat hanya semu. Orang jahat yang sepantasnya mengalami musibah malah mendapatkan rejeki, sebaliknya orang baik malah ditimpah masalah. Rasanya tidak adil, dunia ini terbalik. Pada akhirnya orang berkeinginan hidup jahat dan meninggalkan kebaikan, karena kenyataan orang jahat yang mendapatkan kenyamanan dalam hidup. Tetapi mirisnya, dengan keadaan orang-orang fasik yang serba nyaman ini menjadikan banyak orang mengingini kehidupan demikian sehingga mengikuti mereka. Dunia menawarkan kenikmatan, dan kenikmatan ini pasti akan dilirik oleh kita, karena kita adalah manusia berdosa. Firman saat ini mengingatkan bahwa tidak ada masa depan dalam kehidupan orang fasik, malah hidup mereka bagaikan pelita yang akan padam. Marilah kita selidiki secara mendalam kehidupan orang fasik yang kelihatan bahagia itu; bagian di dalam kepribadian dan hidup keluarga mereka sering mengerikan. Mereka dimusuhi oleh banyak orang. Mereka selalu dikejar-kejar oleh ketakutan, serba gelisah, dan keinginan untuk mengakhiri kehidupan. Inilah kebahagian yang semu. Kebahagiaan semu memang mudah dan cepat untuk didapatkan, tetapi akan lebih cepat hilang. Rasa "puas" dan bangga atas pencapaian yang telah diraih tidak akan bisa didapatkan dari kebahagiaan semu. Menyenangkan sesaat namun mewarisi duka dan petaka, kegundahan hati dan jauhnya jiwa dari ketenangan.

Sobat obor, jika hidup orang fasik tidak memiliki masa depan maka apa yang bisa ditiru dan didamba-dambakan dari kehidupan yang jauh dari Tuhan itu? Kebahagiaan hidup bukanlah suatu perasaan senang dan puas karena terpenuhi keinginan-keinginan sementara, melainkan kebahagiaan yang berkaitan dengan kesatuan dirinya dengan Allah. Ketika melihat kepada dunia, kita sering kali melihat dunia ini begitu menariknya untuk diikuti sehingga kita merasa menyesal menyia-nyiakan waktu kita untuk melayani Tuhan. Olehnya janganlah kita salah memilih, sebab yang nampak mata itu bisa menipu. Amin

Baca Juga: Obor GMIM 19-25 November 2023, Amsal 24 : 13-22 Hikmat Tidak Akan Membuat Engkau Jatuh

Baca Juga: RHK GMIM Jumat 24 November 2023, Amsal 24 : 19-20 Jangan Marah dan Iri Kepada Orang Fasik

Baca Juga: Obor GMIM Senin 20 November 2023, Amsal 24:13-14 Makanan Yang Menyehatkan

Baca Juga: Obor GMIM Selasa 21 November 2023, Amsal 24:15-16 Satu Peristiwa Dua Akibat

Baca Juga: Obor GMIM Rabu 22 November 2023, Amsal 24:17-18 Musuh Yang Harus Dikasihi

Baca Juga: Obor GMIM Kamis 23 November 2023, Amsal 24: 19 Sikap Elegan Menghadapi Orang Fasik

Editor : Aprilia Sahari
#Pemuda GMIM #Obor GMIM #GMIM #Renungan Pemuda #Renungan GMIM #Obor GMIM Jumat 24 November 2023