Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Upus Ni Mama GMIM 24-30 Desember 2023, Yohanes 1:1-18 Teruslah Bersaksi Yesus Terang Dunia

Aprilia Sahari • Senin, 18 Desember 2023 | 15:28 WIB
LOGO WKI GMIM
LOGO WKI GMIM

Tema Mingguan: "Teruslah Bersaksi Yesus Terang Dunia"
Bacaan Alkitab: Yohanes 1 : 1-18

Wanita /Kaum Ibu yang dikasihi dan diberkati Tuhan
Injil Yohanes menceritakan tentang Yesus tapi tidak dimulai dengan peristiwa kelahiran-Nya. Injil Yohanes memulai kesaksian tentang Yesus dengan memperkenalkan bahwa Yesus sesungguhnya adalah Allah itu sendiri. Yesus bukan manusia biasa seperti kita, tetapi Ia adalah Anak Allah, yang telah ada sebelum dunia dijadikan yang bersifat kekal dan bukan fana. Ia datang dari Sorga bukan dari dunia ini, walaupun dilahirkan secara lahiriah melalui rahim perawan Maria. Allah yang datang dalam bentuk manusia dengan misi penyelamatan bagi manusia dan dunia.

Di awal penciptaan segala sesuatu belum berbentuk, kosong dan gelap gulita. Kemudian Tuhan Allah berfirman dan segala sesuatu jadi sesuai Firman-Nya. Ayat pertama teks bacaan kita mau menyatakan bahwa Firman telah ada saat awal penciptaan di mana diciptakanlah segala sesuatu melalui Firman. Firman itu adalah Allah dan Firman itulah Yesus Kristus. Jadi kehadiran Tuhan Yesus bukan baru di saat kedatangan-Nya ke dunia melalui karya penebusan-Nya tetapi sejak semula sebelum segala sesuatu ada. Selanjutnya Injil Yohanes menyatakan bahwa Yesuslah Sang Terang. Terang itu bercahaya di tengah kegelapan. Dosa ibarat kegelapan yang paling kelam namun Yesus hadir sebagai Sang Terang menghalau kegelapan dosa melalui karya penyelamatan-Nya. Yesuslah Terang yang sesungguhnya yang telah datang menerangi semua orang. Kedatangan-Nya memberi pengharapan baru bagi manusia berdosa, suatu kabar baik tentang keselamatan bagi umat manusia dan jaminan kehidupan kekal bagi yang percaya kepada-Nya.

Wanita/ KauniIbu yang dikasihi dan diberkati Tuhan.
Kita tengah berada di minggu Adven terakhir di mana besok Natal, hari kelahiran Tuhan Yesus akan kita rayakan. Yesus yang adalah Terang dunia, penebus dosa umat manusia, Dia yang adalah Terang abadi yang menerangi kegelapan dosa. Sebagai orang percaya kita tidak hanya bersyukur dan bersukacita dapat diberi kesempatan merayakanNatal Yesus Kristus di tahun 2023 ini tetapi kita terpanggil untuk terus bersaksi tentang Yesus yang adalah Sang Terang abadi. Menjadi saksi-Nya tidak hanya dengan perkataan atau pengakuan saja tetapi harus dinyatakan dalam sikap hidup. Gaya hidup sebagai wanita gereja, ibu-ibu Tuhan yang setia. Bersaksi tentang Yesus yang adalah Terang dunia bukan hanya verbal saja tapi bagaimana hidup lama menjadi baru. Ada pertobatan, ada pembaharuan hidup. Mengakui Yesus adalah terang tapi kita masih hidup dalam kegelapan dosa berarti kita menipu diri
kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita. Memang dania ini menawarkan berbagai keadaan yang mempesona tapi cemar dengan dosa. Kegelapan dosa terus berusaha menguasai kehidupan orang percaya. Tipu daya iblis gencar menjerat manusia dalam lingkaran kegelapan yang di mata dunia sangat menyenangkan, memberi keuntungan, membahagiakan tetapi pada akhirnya mendatangkan kebinasaan.

Sebagai wanita kaum ibu, menjadi panggilan iman bagi kita untuk mengajarkan anak cucu kita, sejak mereka kecil agar hidup percaya dan setia kepada Tuhan Yesus. Nasihati dengan segala kesabaran, tuntun dengan hikmat-Nya, berulang-ulang sampa ikan supaya anak cucu kita menjadi orang percaya yang setia kepada Yesus Sang Terang kehidupan. Tetapi juga kehidupan yang cemar dengan dosa, kehidupan dalam kegelapan harus diubah. Kegelapan dosa di antaranya adalah kehidupan dengan cinta terlarang. Harus bergaul dan membangun hubungan yang benar satu dengan yang lain. Jangan ada hugel atau huter, jangan sampai ada terjadi KDRT atau ada wanita idaman lain atau pria idaman lain. Miras, mabuk-mabukan, pesta pora sampai larut malam, hingga rawan tindakan kriminalitas, pake sabu-sabu, narkoba atau obat terlarang lainnya, mancari dengan tidak jujur, menipu dan mencelakakan orang asal mendapatkan keuntungan pribadi, semuanya itu adalah bagian dari kehidupan dalam kegelapan,. Hindarilah itu, kita atau anggota keluarga kita. Jadilah Wanita/Kaum Ibu yang setia, menghargai, menghormati suami walalupun mungkin penghasilan kita lebih banyak. Pakailah perkataan yang santun, yang tidak merendahkan martabat suami jika terjadi pertengkaran dalam rumah tangga. Tidak boleh egois dengan mengedepankan kepentingan kita pribadi. Dalam persekutuan WKI atau kolom dan jemaat sering terjadi persaiangan yang tidak sehat, karena mulut ibu-ibu yang tidak kontrol, tidak dapat merahasiakan sesuatu akhirnya terjadi percekcokan, bukannya meredam malahan mengompori situasi sehingga semakin sulit mendamaikan. Medsos menjadi media saling mempersalahkan dan membenarkan diri. Bangunlah jembatan yang mendamaikan jangan membuat kelompok-kelompok pertemanan yang akhirnya menimpulkan persaingan yang tidak sehat.

Wanita/Kaum Ibu yang dikasihi dan diberkati Tuhan.
Dalam situasi inilah kita diutus untuk membawa terang Yesus Kristus dengan menjadi pembawa sukacita, persahabatan, persaudaraan, perdamaian satu dengan yang lainnya. Yesus sudah selamatkan kita maka kita mengerjakan keselamatan-Nya itu dengan menjadi membawa terang. Kita bersaksi tentang Yesus Sang Terang dunia dengan hidup berkenan kepada-Nya menjadi terang yang menghidupkan. Rayakanlah Natal dengan kualitas iman supaya Natal 2023 menjadi berkat dan tidak tercemari sikap yang tidak berkenan kepada Tuhan. Amin

Pertanyaan untuk diskusi
1. Apakah yang dimaksud "Yesus Terang Dunia" menurut teks bacaan ini?
2. Bagaimanakah cara kita sebagai W/KI bersaksi tentang Yesus yang adalah terang dunia?

Baca Juga: Upus Ni Mama GMIM 3-9 Desember 2023, Mazmur 85:1-14 DAMAI Bertemunya Kasih, Kesetiaan dan Keadilan

Baca Juga: Upus Ni Mama GMIM 10-16 Desember 2023, Yesaya 8:23-9:6 Nubuat Lahirnya Raja Damai

Baca Juga: Upus Ni Mama GMIM 17-23 Desember 2023, Matius 1:1-17 Silsilah Kelahiran Yesus

Editor : Aprilia Sahari
#Upus Ni Mama GMIM #WKI GMIM #GMIM #Renungan GMIM